Kebakaran 3 Hektare Lahan Jati di Tanjungkerta, Anggota Koramil Gabuswetan dan Warga Berjibaku Padamkan Api
INDRAMAYU — Kebakaran melanda lahan pekarangan dan kebun jati di Blok Erpah, RT 05/03, Desa Tanjungkerta, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Minggu (6/9/2026) malam.
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB dan menghanguskan semak-semak kering serta sejumlah bagian lahan yang ditumbuhi pohon jati.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 3 hektare.
Api diketahui pertama kali oleh seorang warga bernama Samudi (53), yang melihat kepulan asap dan titik api dari area pekarangan dan kebun jati milik H. Karno (alm).
Melihat kondisi tersebut, Samudi kemudian melaporkan kejadian kepada pemerintah Desa Tanjungkerta, Babinsa, serta pihak Polsek Kroya.
Mendapat laporan tersebut, aparat bersama warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Anggota Koramil 1616/Gabuswetan, aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat setempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Sementara itu, Pemerintah Desa Tanjungkerta menghubungi Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Patrol untuk membantu proses pemadaman.
Sekitar pukul 20.28 WIB, satu unit kendaraan pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Petugas Damkar kemudian langsung melakukan pemadaman terhadap sejumlah titik api yang masih menyala di area pekarangan dan kebun jati.
Proses pemadaman juga dibantu warga, aparatur pemerintahan desa, anggota Koramil 1616/Gabuswetan, serta personel Polsek Kroya.
Setelah dilakukan pemadaman bersama, titik api di lokasi berhasil dikendalikan.
Sekitar pukul 20.55 WIB, api di area yang terbakar dilaporkan sudah berhasil dipadamkan.
Namun, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
Berdasarkan laporan, hingga sekitar pukul 21.10 WIB situasi di lokasi kebakaran berlangsung aman.
Dari informasi sementara di lokasi, kebakaran tersebut diduga akibat pembakaran oleh orang tidak dikenal.
Kondisi semak-semak yang kering serta angin yang cukup kencang diduga membuat api dengan cepat merambat di area lahan.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Untuk kerugian material, sementara dilaporkan berupa semak-semak kering yang terbakar serta pohon jati yang berada di area lahan.
Dalam penanganan kejadian tersebut, aparat melakukan sejumlah langkah, mulai dari menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari saksi, membuat bahan keterangan, hingga melaporkan kejadian kepada komando atas.
Dua orang warga yang menjadi saksi dalam kejadian tersebut yakni Samudi (53), warga Blok Erpah, Desa Tanjungkerta, serta Warto (42), yang merupakan pegawai desa.
Aparat juga masih melakukan pemantauan terhadap lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak terjadi kembali kebakaran.
