HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pantau Harga Sembako di Terisi, TNI Temukan Daging Sapi Masih Terjangkau Rp80 Ribu, Cabe Rawit Melonjak Rp60 Ribu


INDRAMAYU – Jajaran Kodim 0616/Indramayu kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Pada Jumat (11/9/2026), personel Koramil 1613/Terisi yang dipimpin oleh Serma Sanudin melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga bahan pokok (sembako) di wilayah Kecamatan Terisi dan sekitarnya. Peninjauan ini difokuskan pada toko kelontong milik Bapak Kosim yang berlokasi di Blok 05, Desa Amis, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini bertujuan untuk mendeteksi dini adanya gejolak harga atau kelangkaan barang strategis yang dapat meresahkan warga. Berdasarkan hasil pantauan langsung di toko tersebut, sebagian besar komoditas pokok masih terpantau stabil dan berada dalam kisaran harga yang wajar. Beras berkualitas medium dijual seharga Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng (migor) dipatok di angka Rp16.000 per liter. Harga gula putih juga tercatat stabil di level Rp18.000 per kilogram.

Untuk sektor protein hewani, terdapat perbedaan signifikan dibandingkan dengan wilayah pasar lain seperti Haurgeulis. Di toko Desa Amis, harga daging sapi terpantau sangat terjangkau, yakni hanya Rp80.000 per kilogram. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata harga pasar umum yang seringkali menembus Rp140.000 hingga Rp150.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam broiler terpantau stabil di kisaran Rp35.000 per kilogram dan telur ayam dihargai Rp30.000 per kilogram.

Namun, kenaikan harga terpantau pada komoditas hortikultura, khususnya cabai. Harga cabai rawit hijau melonjak cukup tinggi hingga mencapai Rp60.000 per kilogram. Hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh faktor cuaca atau pasokan dari petani setempat yang sedang menurun. Sebaliknya, harga cabai merah besar justru terpantau lebih rendah di angka Rp32.000 per kilogram. Untuk bumbu dapur lainnya, bawang merah dijual seharga Rp36.000 per kilogram dan bawang putih Rp38.000 per kilogram.

Serma Sanudin menyatakan bahwa meskipun ada fluktuasi pada harga cabai, secara keseluruhan ketersediaan stok di toko-toko wilayah Terisi dan Cikedung masih aman. "Kami memantau langsung untuk memastikan tidak ada penimbunan. Harga daging sapi di sini relatif murah, mungkin karena sumber pasokan lokal yang dekat dengan peternak," jelasnya saat ditemui di lokasi.

Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban di area toko maupun lingkungan sekitar Desa Amis dilaporkan berjalan aman dan lancar. Tidak ditemukan adanya aksi protes atau keresahan dari masyarakat akibat harga bahan pokok. Personel TNI juga memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi dengan pemilik toko dan warga sekitar, sekaligus memberikan himbauan agar tetap waspada terhadap potensi kenaikan harga menjelang hari-hari besar tertentu.

Kodim 0616/Indramayu melalui Koramil 1613/Terisi berkomitmen untuk terus melakukan patroli harga secara berkala. Sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan pelaku usaha diharapkan dapat menjaga keseimbangan pasar. Masyarakat dihimbau untuk melaporkan kepada Babinsa setempat jika menemukan praktik jual beli yang tidak wajar atau kesulitan mendapatkan bahan pokok dengan harga yang adil. Dengan pengawasan ketat, diharapkan daya beli masyarakat Indramayu tetap terjaga dan inflasi daerah dapat ditekan seminimal mungkin.
Posting Komentar