Pelda Eryana Batuud Koramil 1613/Terisi Pantau Kesehatan Padi Inpari 32 di Desa Mundakjaya, Waspada Serangan Hama Akhir Musim Tanam
September 16, 2026
INDRAMAYU – Memasuki fase krusial menjelang panen pada Musim Tanam (MT) II Tahun 2026, intensitas pendampingan pertanian oleh Babinsa semakin ditingkatkan untuk memastikan hasil panen optimal. Pada Rabu (16/9/2026), Pelda Eryana, anggota Koramil 1613/Terisi, turun langsung ke sawah di Desa Mundakjaya, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, untuk melakukan pengecekan kesehatan tanaman padi milik warga.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini difokuskan pada lahan seluas beberapa hektar milik Bapak Anwar, yang terletak di Blok Munjul, Desa Mundakjaya. Varietas padi yang ditanam adalah Inpari 32, salah satu varietas unggul yang populer di Indramayu karena produktivitasnya yang tinggi dan ketahanannya terhadap hama tertentu. Namun, Pelda Eryana menekankan bahwa varietas unggul tetap memerlukan pengawasan ketat, terutama pada fase pengisian bulir hingga pematangan.
Dalam pantauannya, Pelda Eryana memeriksa secara detail kondisi fisik tanaman, termasuk warna daun, kekuatan batang, dan ada tidaknya gejala serangan hama seperti wereng atau penyakit jamur. Ia juga berdiskusi dengan Bapak Anwar mengenai jadwal pemupukan terakhir dan kebutuhan air di sawah. "Pada fase ini, kestabilan debit air sangat penting agar gabah tidak hampa. Selain itu, kami harus waspada jika ada tanda-tanda serangan hama susulan," ujar Pelda Eryana sembari menelusuri pematang sawah.
Pendampingan ini merupakan bagian dari program rutin Koramil 1613/Terisi dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan adanya pendampingan dari TNI, petani merasa lebih terbantu dalam mengidentifikasi masalah teknis pertanian sejak dini. Jika ditemukan indikasi serangan hama, Babinsa akan segera berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk memberikan rekomendasi penanganan yang tepat, sehingga risiko gagal panen dapat diminimalisir.
Bapak Anwar, pemilik lahan, menyambut baik kehadiran Babinsa. Menurutnya, masukan dari pihak militer yang sering bersinergi dengan dinas pertanian sangat membantu dalam pengambilan keputusan perawatan tanaman. "Alhamdulillah ada yang memantau, jadi kami lebih tenang. Kalau ada masalah, bisa cepat ditangani sebelum meluas," katanya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di area persawahan Blok Munjul terpantau aman dan kondusif. Tidak ada gangguan keamanan maupun konflik antarwarga terkait akses air atau batas lahan. Pelda Eryana berharap, dengan perawatan yang baik dan pendampingan yang intensif, panen padi di Desa Mundakjaya kali ini akan menghasilkan tonase yang memuaskan dan berkontribusi positif terhadap stok beras di Kabupaten Indramayu.
Koramil 1613/Terisi melalui Danramilnya terus menginstruksikan seluruh anggotanya untuk proaktif di lapangan, tidak hanya saat masa tanam, tetapi juga selama proses perawatan hingga pasca-panen. Sinergi antara TNI, petani, dan penyuluh pertanian ini diharapkan menjadi model keberhasilan pembangunan sektor agraris di wilayah Kecamatan Cikedung dan sekitarnya.
