HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Sedekah Bumi Tanjungkerta Meriah, Danramil 1617/Gabuswetan Turut Sapa Warga


INDRAMAYU – Tradisi Sedekah Bumi kembali digelar masyarakat Desa Tanjungkerta, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu. Kegiatan adat tersebut berlangsung meriah dengan rangkaian Karnaval Sapa Warga yang diikuti berbagai unsur masyarakat.

Acara Sedekah Bumi dan Karnaval Sapa Warga tersebut digelar pada Selasa (29/9/2026) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Desa Tanjungkerta, Blok Bojongraong, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Danramil 1617/Gabuswetan Kapten Inf Suprayitno. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dengan warga di wilayah binaan.

Selain Danramil, hadir pula Camat Kroya Cahyadi, SKM, Kapolsek Kroya Iptu Zuhri, SH, Kuwu Tanjungkerta Rasmita, Ketua Adat Tanjungkerta Abah Carwan bersama anggota, serta Ketua BPD Tanjungkerta Sutrisno beserta anggota.

Sejumlah unsur masyarakat juga ikut hadir, mulai dari Ketua LPM Sadin bersama anggota, seluruh pamong Desa Tanjungkerta, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga masyarakat Desa Tanjungkerta.

Antusiasme warga terlihat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Sekitar 1.500 orang masyarakat turut hadir dan mengikuti rangkaian acara adat yang menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat Desa Tanjungkerta.

Sedekah Bumi sendiri menjadi salah satu tradisi yang masih dipertahankan masyarakat di sejumlah daerah. Kegiatan tersebut menjadi momentum berkumpulnya warga sekaligus mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat.

Selain kegiatan adat, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan Karnaval Sapa Warga. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar membuat suasana di lokasi kegiatan berlangsung semarak.

Danramil 1617/Gabuswetan Kapten Inf Suprayitno turut berada di tengah masyarakat selama kegiatan berlangsung. Kehadirannya juga mencerminkan sinergi antara unsur TNI, pemerintah kecamatan, kepolisian, pemerintah desa, tokoh adat dan masyarakat.

Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ruang untuk melestarikan tradisi lokal, tetapi juga menjadi kesempatan bagi berbagai unsur di wilayah untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.

Melalui kebersamaan tersebut, hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat dapat terus terjalin. Terlebih, kegiatan yang melibatkan banyak warga membutuhkan koordinasi dan kerja sama agar seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik.

Kegiatan Sedekah Bumi dan Karnaval Sapa Warga Desa Tanjungkerta berlangsung dengan tertib dan aman. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar hingga selesai.

Posting Komentar