Senyum Haru 829 Keluarga di Desa Jambak, Pelda H. Suganda Kawal Penyaluran Bantuan Beras 3 Bulan!
September 03, 2026
INDRAMAYU – Suasana pagi yang cerah di Balai Desa Jambak, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, terasa begitu membahagiakan pada Rabu (3/9/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, halaman balai desa dipadati oleh ratusan warga yang antre dengan tertib. Dalam rangka penyaluran bantuan pangan beras untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September tahun 2026, sebanyak 829 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima jatah masing-masing sebesar 30 kilogram. Total bantuan yang disalurkan mencapai angka signifikan, yakni sekitar 24,87 ton beras, yang menjadi oase bagi ketahanan pangan keluarga-keluarga prasejahtera di wilayah tersebut.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Bapak H. Surjana, Kuwu Desa Jambak, bersama seluruh perangkat desanya. Kehadiran mereka memastikan proses pendataan dan distribusi berjalan transparan serta tepat sasaran. Tak ketinggalan, Pelda H. Suganda, Babinsa Desa Jambak, turut hadir untuk memberikan pengawalan keamanan dan membantu kelancaran logistik. Sinergi antara pemerintah desa dan unsur TNI ini menjadi kunci utama mengapa antrian ratusan orang bisa dikelola dengan sangat rapi tanpa adanya gesekan atau kepanikan.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut tim supervisi lapangan dari Perum Bulog, yaitu Ibu Serli dan Bapak Akbar. Mereka bertugas memastikan kualitas beras yang disalurkan memenuhi standar gizi dan kelayakan konsumsi. "Kami pastikan setiap karung beras dalam kondisi baik, tidak lembap, dan layak makan. Ini adalah hak masyarakat yang harus dijaga kualitasnya," tegas perwakilan supervisi sambil memantau proses bongkar muat.
Para penerima manfaat tampak lega dan bersyukur. Bagi banyak keluarga di Jambak, bantuan 30 kg beras per tiga bulan ini sangat meringankan beban pengeluaran harian di tengah tekanan ekonomi global. "Alhamdulillah, ada bantuan dari pemerintah. Jadi uang belanja bisa dialihkan untuk kebutuhan lain seperti sekolah anak atau obat-obatan. Terima kasih juga buat Pak Babinsa dan Pak Kuwu yang sudah repot-repot mengurus ini sampai tuntas," ujar salah satu warga penerima manfaat dengan wajah berseri-seri.
Pelda H. Suganda menekankan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan sosial seperti ini adalah wujud nyata dari Binter (Bina Teritorial). "Kami bukan hanya menjaga keamanan fisik, tapi juga membantu memastikan bantuan negara sampai ke tangan yang berhak. Tidak ada toleransi untuk pungli atau penyelewengan. Semua harus bersih dan transparan," imbuhnya sambil membantu mengangkat karung beras ke punggung para lansia.
Sampai dengan saat ini, kegiatan penyaluran masih berlangsung dengan lancar. Situasi di Desa Jambak terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada laporan mengenai kekurangan stok atau keluhan dari masyarakat. Atmosfer gotong royong dan rasa saling menghargai terjalin kuat antara aparat, pemerintah desa, dan warga.
Kegiatan penyaluran bantuan pangan ini menjadi bukti nyata peran Kodim 0616/Indramayu dalam mendukung program kesejahteraan sosial pemerintah. Dengan melibatkan diri langsung di lapangan, TNI berhasil membangun kepercayaan publik dan memastikan bahwa setiap butir beras bantuan benar-benar menjadi penopang hidup bagi mereka yang membutuhkan. Sebuah langkah strategis yang memperkuat ketahanan nasional dimulai dari ketahanan pangan di tingkat desa paling bawah.
