HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Senyum Haru 856 Keluarga di Mundakjaya, Pelda Eryana Kawal Penyaluran 25 Ton Beras Bantuan Juli-September 2026!


INDRAMAYU – Suasana pagi yang cerah di Desa Mundakjaya, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, terasa begitu membahagiakan pada Rabu (2/9/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, halaman balai desa dipadati oleh ratusan warga yang antre dengan tertib. Dalam rangka penyaluran bantuan pangan beras untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September tahun 2026, sebanyak 856 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima jatah masing-masing sebesar 30 kilogram. Total bantuan yang disalurkan mencapai angka fantastis, yakni sekitar 25,6 ton beras, yang menjadi oase bagi ketahanan pangan keluarga-keluarga prasejahtera di wilayah tersebut.

Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Ibu Hj. Dariyah, Kuwu Desa Mundakjaya, bersama seluruh perangkat desanya. Kehadiran mereka memastikan proses pendataan dan distribusi berjalan transparan serta tepat sasaran. Tak ketinggalan, Pelda Eryana, Babinsa Desa Mundakjaya, turut hadir untuk memberikan pengawalan keamanan dan membantu kelancaran logistik. Sinergi antara pemerintah desa dan unsur TNI ini menjadi kunci utama mengapa antrian ratusan orang bisa dikelola dengan sangat rapi tanpa adanya gesekan atau kepanikan.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut tim supervisi lapangan dari Perum Bulog, yaitu Ibu Farah dan Bapak Fadian. Mereka bertugas memastikan kualitas beras yang disalurkan memenuhi standar gizi dan kelayakan konsumsi. "Kami pastikan setiap karung beras dalam kondisi baik, tidak lembap, dan layak makan. Ini adalah hak masyarakat yang harus dijaga kualitasnya," tegas Bapak Fadian sambil memantau proses bongkar muat.

Para penerima manfaat tampak lega dan bersyukur. Bagi banyak keluarga di Mundakjaya, bantuan 30 kg beras per tiga bulan ini sangat meringankan beban pengeluaran harian di tengah tekanan ekonomi global. "Alhamdulillah, ada bantuan dari pemerintah. Jadi uang belanja bisa dialihkan untuk kebutuhan lain seperti sekolah anak atau obat-obatan. Terima kasih juga buat Pak Babinsa dan Bu Kuwu yang sudah repot-repot mengurus ini sampai tuntas," ujar salah satu warga penerima manfaat dengan wajah berseri-seri.

Pelda Eryana menekankan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan sosial seperti ini adalah wujud nyata dari Binter (Bina Teritorial). "Kami bukan hanya menjaga keamanan fisik, tapi juga membantu memastikan bantuan negara sampai ke tangan yang berhak. Tidak ada toleransi untuk pungli atau penyelewengan. Semua harus bersih dan transparan," imbuhnya sambil membantu mengangkat karung beras ke punggung para lansia.

Selama kegiatan berlangsung hingga selesai, situasi di Desa Mundakjaya terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada laporan mengenai kekurangan stok atau keluhan dari masyarakat. Atmosfer gotong royong dan rasa saling menghargai terjalin kuat antara aparat, pemerintah desa, dan warga.

Kegiatan penyaluran bantuan pangan ini menjadi bukti nyata peran Kodim 0616/Indramayu dalam mendukung program kesejahteraan sosial pemerintah. Dengan melibatkan diri langsung di lapangan, TNI berhasil membangun kepercayaan publik dan memastikan bahwa setiap butir beras bantuan benar-benar menjadi penopang hidup bagi mereka yang membutuhkan. Sebuah langkah strategis yang memperkuat ketahanan nasional dimulai dari ketahanan pangan di tingkat desa paling bawah.
Posting Komentar