Serma Aan Subhan Pantau Pasar Terisi, Harga Telur dan Daging Naik Tipis, Cabe Rawit Masih 'Ngeri' di Rp60 Ribu!
September 02, 2026
INDRAMAYU – Suasana pagi Rabu (2/9/2026) di Pasar Terisi, Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, kembali dipantau ketat oleh aparat kewilayahan. Sejak pukul 09.00 WIB, Serma Aan Subhan, anggota Koramil 1613/Terisi, tampak sigap berkeliling dari satu kios ke kios lainnya. Dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi rakyat jelata di pertengahan minggu, prajurit TNI ini turun langsung memantau harga sembilan bahan pokok (sembako) untuk memastikan tidak ada permainan harga atau penimbunan yang merugikan masyarakat.
Pemantauan yang dilakukan Serma Aan Subhan ini mengonfirmasi adanya fluktuasi harga pada beberapa komoditas strategis dibandingkan hari sebelumnya. Beras tetap bertahan stabil di angka Rp13.000/kg, minyak goreng (migor) di Rp16.000/liter, dan gula putih di Rp18.000/kg. Namun, terjadi kenaikan tipis pada harga telur ayam yang kini berada di Rp30.000/kg (naik Rp1.000 dari hari Selasa), daging ayam di Rp35.000/kg (naik Rp1.000), serta daging sapi yang kini menyentuh angka Rp145.000/kg (naik Rp5.000). Kenaikan ini diduga akibat permintaan pasar yang mulai meningkat menjelang akhir pekan.
Sorotan utama tetap tertuju pada harga cabe rawit hijau yang masih bertahan di angka "mencekam" Rp60.000/kg. Kondisi ini belum menunjukkan tanda-tanda penurunan signifikan, sehingga menjadi beban tambahan bagi ibu rumah tangga. Sementara itu, harga cabe merah (Rp32.000/kg), bawang merah (Rp36.000/kg), dan bawang putih (Rp38.000/kg) terpantau relatif stabil dan wajar.
"Kami terus memantau setiap hari. Kenaikan tipis pada telur dan daging sapi kami catat, namun masih dalam batas wajar. Yang jadi perhatian utama adalah cabe rawit. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan pasokan dari petani lancar," tegas Serma Aan Subhan sambil berdialog dengan para penjual. Ia menekankan bahwa transparansi harga adalah kunci kepercayaan konsumen terhadap pasar tradisional.
Para pedagang di wilayah Terisi menyambut baik kehadiran Babinsa. Mereka mengaku merasa lebih tenang karena adanya pengawasan rutin dari pihak keamanan. "Dengan ada Pak Tentara yang cek harga, kami jadi lebih hati-hati memasang label. Kami tidak mau dituduh main harga seenaknya," ujar salah satu pedagang sembako.
Selama kegiatan pemantauan berlangsung, situasi di pasar terpantau sangat aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada gejolak atau protes dari warga terkait harga. Sinergitas antara Koramil 1613/Terisi dan para pelaku pasar terbukti efektif dalam menjaga keseimbangan supply and demand.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran Kodim 0616/Indramayu dalam mendukung kebijakan stabilisasi harga pemerintah. Dengan monitoring yang konsisten, diharapkan daya beli masyarakat Terisi tetap terjaga despite adanya fluktuasi harga pada komoditas tertentu seperti cabe rawit dan daging sapi. Sebuah langkah preventif yang cerdas dari Serma Aan Subhan untuk melindungi kesejahteraan rakyat kecil dari jeratan inflasi yang tak terkendali.
