HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

TNI Jamin Keadilan Distribusi! Babinsa Koptu Apih Santosa Kawal Penyaluran 65 Ton Beras untuk 2.182 KPM di Desa Sumbermulya


INDRAMAYU – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mengawal kesejahteraan rakyat kembali dibuktikan dengan aksi nyata yang presisi dan transparan. Pada Kamis, 10 September 2026, Aula Desa Sumbermulya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, berubah menjadi pusat distribusi harapan bagi ribuan keluarga prasejahtera. Sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, Koptu Apih Santosa, Babinsa Desa Sumbermulya dari Koramil 1615/Haurgeulis, memimpin langsung kegiatan monitoring penyaluran Bantuan Pangan Negara (BPN) untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Dengan jumlah penerima manfaat (KPM) mencapai 2.182 kepala keluarga, kegiatan ini melibatkan distribusi beras sebanyak 30 kilogram per keluarga, yang jika diakumulasikan setara dengan lebih dari 65 ton beras premium. Kehadiran Babinsa di lokasi bukan sekadar formalitas, melainkan jaminan negara bahwa bantuan ini sampai ke tangan yang tepat, tanpa potongan, dan tanpa diskriminasi.

Skala penyaluran yang masif ini memerlukan koordinasi lintas sektor yang solid untuk mencegah kemacetan logistik maupun konflik sosial. Koptu Apih Santosa bekerja sinergis dengan seluruh elemen pemerintahan desa dan instansi terkait. Hadir mendampingi Kuwu Desa Sumbermulya, Bapak Taryono SE, serta Lurah Desa Bapak Anton Rosdiana, yang bertanggung jawab atas validitas data penerima. Keakuratan data adalah kunci keberhasilan program ini, dan kehadiran TNI memastikan bahwa tidak ada manipulasi daftar nama oleh oknum tertentu. Selain itu, hadir pula Bapak Solehan sebagai Pendamping PKH, Ibu Sinta Oktavia dari bidang Kesejahteraan Sosial (Kesos), dan Bapak Agus Suhendi dari bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), yang bersama-sama memverifikasi identitas setiap penerima sebelum mereka mengantre untuk mengambil jatah beras.

Aspek teknis distribusi ditangani oleh perwakilan Perum Bulog, Bapak Aswara, yang memastikan kualitas beras yang diserahkan dalam kondisi prima—kering, bersih, dan layak konsumsi. Sementara itu, Bapak Mas'un dari Binwil Satpol PP Desa Sumbermulya turut serta menjaga ketertiban fisik di lapangan, mengatur alur antrean agar tidak terjadi desak-desakan yang berpotensi membahayakan keselamatan warga, terutama lansia atau ibu hamil. Kolaborasi antara Babinsa, Satpol PP, dan perangkat desa menciptakan sistem keamanan berlapis yang efektif namun tetap humanis.

Selama kegiatan berlangsung dari pagi hingga siang hari, situasi di Aula Desa Sumbermulya terpantau sangat aman, tertib, dan lancar. Tidak ada laporan mengenai keributan, protes, atau kecurangan. Koptu Apih Santosa secara aktif berkeliling memantau proses penyerahan, siap menangani keluhan warga secara cepat, dan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga ketertiban bersama. Interaksinya dengan masyarakat penuh dengan kehangatan, membuat para KPM merasa dihargai dan dilindungi, bukan sekadar objek bantuan.

Penyaluran bantuan pangan sebesar ini memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi Desa Sumbermulya. Dengan terpenuhinya kebutuhan karbohidrat selama tiga bulan, daya beli masyarakat dapat dialihkan untuk kebutuhan lain seperti pendidikan anak, biaya kesehatan, atau protein hewani. Ini adalah strategi cerdas pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan struktural. Dan TNI, melalui peran Babinsanya, adalah garda terdepan yang memastikan strategi tersebut berjalan sesuai rel kejujuran dan keadilan.

Keberhasilan kegiatan ini menegaskan bahwa Kodim 0616/Indramayu tidak hanya fokus pada tugas militer konvensional, tetapi juga sangat peduli terhadap stabilitas sosial-ekonomi masyarakat. Dengan mengawal 2.182 paket bantuan di Desa Sumbermulya, Koptu Apih Santosa telah memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan nasional di tingkat akar rumput. Ketika rakyat kenyang dan merasa adil, maka fondasi negara menjadi semakin kokoh. Desa Sumbermulya kini melangkah dengan lebih percaya diri, knowing that their government and their soldiers are watching over their well-being with care and integrity.
Posting Komentar