Pancasila Harga Mati! Serka Arida Tampil Gagah Perkasa di Jantung Kecamatan Bongas, Guncang Semangat Nasionalisme di Hari Kesaktian Pancasila 2026!
Oktober 01, 2026
INDRAMAYU – Semangat nasionalisme meledak dan bergema kencang di jantung Kabupaten Indramayu pada Kamis pagi, 1 Oktober 2026. Dalam rangka memperingati momen sakral dan bersejarah Hari Kesaktian Pancasila, halaman Kantor Kecamatan Bongas yang berlokasi di Jalan Gebangmangpang, Desa Margamulya, disulap menjadi lautan khidmat yang menyatukan tekad seluruh elemen masyarakat. Di tengah deretan pejabat dan tokoh masyarakat, satu figur berseragam loreng TNI Angkatan Darat tampil memikat perhatian publik. Ia adalah Serka Arida, Babinsa Desa Kertajaya dari Koramil 1616/Kandanghaur, yang hadir dengan postur gagah perkasa mewakili Danramil untuk mengawal tegaknya ideologi bangsa di tingkat akar rumput.
Mengusung tema besar yang menggugah jiwa, yakni "Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur", upacara ini bukan sekadar seremonial rutin belaka. Camat Bongas, Deddy Irawan, S.Sos., M.A.P., yang bertindak sebagai Pembina Upacara sekaligus penanggung jawab kegiatan, menyampaikan amanat yang membakar semangat para hadirin. Deddy menegaskan bahwa Kesaktian Pancasila adalah bukti tak terbantahkan bahwa ideologi negara ini mampu bertahan dari segala rongrongan sejarah dan intrik politik masa lalu. "Pancasila adalah kompas moral kita. Menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, kita di Bongas harus menjadi garda terdepan dalam mengamalkan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya di hadapan ratusan pasang mata.
Kehadiran Serka Arida di barisan kehormatan upacara memberikan sinyal kuat mengenai komitmen mutlak institusi TNI dalam menjaga kedaulatan ideologi. Mewakili Komando Rayon Militer (Koramil) 1616/Kandanghaur, Serka Arida tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, melainkan sebagai simbol penjaga gawang persatuan di wilayah teritorialnya. Sinergi yang ditunjukkan oleh Serka Arida bersama unsur kepolisian dan pemerintah daerah menciptakan aura kewibawaan yang membuat jalannya upacara terasa sangat magis dan penuh integritas. Bagi masyarakat Bongas, figur seorang Babinsa seperti Serka Arida adalah representasi nyata dari kehadiran negara yang selalu siap melindungi, sekaligus menjadi motor penggerak dalam menangkal segala bentuk ancaman laten yang dapat memecah belah persatuan.
Kolaborasi tiga pilar di Kecamatan Bongas pada pagi itu benar-benar berada di puncak performanya. Bersanding dengan Serka Arida, hadir pula Kapolsek Bongas, IPTU F, S.PdI., C.H.R.A., yang turut mengawal ketat jalannya kegiatan. Kekompakan ini semakin disempurnakan oleh hadirnya Kepala KUA, Ketua PGRI, para Kepala UPTD, Kepala Sekolah SMP/SMA, hingga seluruh Kuwu se-Kecamatan Bongas. Tidak ketinggalan, Kuwu Desa Plawangan, Bapak Safrudin, yang dipercaya memimpin jalannya upacara dengan komando yang lantang dan tegas. Sementara itu, pembacaan teks Pancasila oleh Waviq, S.Pd., dan teks UUD 1945 oleh Diane Maulida, S.Pd., mampu menggetarkan hati sekitar 50 orang peserta inti yang terdiri dari pegawai kecamatan, pamong desa, dan para guru.
Hingga upacara berakhir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Bongas terpantau sangat kondusif, aman, dan berjalan dengan sangat lancar. Tidak ada celah sedikitpun bagi gangguan untuk masuk ke dalam momentum bersejarah ini. Gebrakan sinergitas yang ditunjukkan oleh Serka Arida bersama seluruh jajaran Forkopimcam Bongas ini layak diacungi jempol dan dijadikan barometer bagi kecamatan lain di seluruh Nusantara. Melalui ketegasan dan dedikasi tanpa pamrih dari aparat kewilayahan seperti Serka Arida, sumpah sakti Pancasila akan terus terawat abadi, mengawal Indonesia menuju gerbang kejayaan dan kemakmuran yang hakiki. Langkah proaktif dan patriotik ini menjadi bukti tak terbantahkan bahwa TNI akan selalu manunggal bersama rakyat, menjaga setiap jengkal tanah air dengan napas Pancasila.
