Anggota Koramil Anjatan Hadiri MusrenbangDes Ujunggebang Digelar! Aspirasi Nelayan hingga Normalisasi Saluran Jadi Prioritas Pembangunan 2027
Indramayu – Pemerintah Desa Ujunggebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MusrenbangDes) untuk Tahun Anggaran 2027, Rabu (28/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Ujunggebang ini menjadi momentum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan desa ke depan.
MusrenbangDes yang dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan elemen masyarakat. Hadir mewakili Camat Sukra, Sekretaris Kecamatan Sukra Sudarno, Penjabat Kuwu Desa Ujunggebang Wawan, Babinsa Peltu Heryanto mewakili Danramil 1614/Anjatan, serta Aipda Tarmudi selaku Kanit Intel Polsek Sukra yang mewakili Kapolsek Sukra. Turut hadir Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rokim beserta sekretariat, Ketua Tim Penggerak PKK, kader Posyandu, Ketua LPMD, Ketua MUI Desa Ujunggebang, Ketua Karang Taruna, serta para Ketua RT dan RW.
Dalam sambutannya, perwakilan Kecamatan Sukra menekankan bahwa MusrenbangDes merupakan forum penting dalam perencanaan pembangunan partisipatif. Melalui forum ini, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan kebutuhan dan usulan prioritas pembangunan yang akan menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun berikutnya.
“MusrenbangDes menjadi wadah aspirasi masyarakat. Usulan yang disepakati bersama akan menjadi prioritas pembangunan desa tahun anggaran 2027, sehingga pembangunan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga,” ujar salah satu pejabat yang hadir.
Rangkaian acara MusrenbangDes diawali dengan pendahuluan, dilanjutkan sambutan-sambutan dari unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, kemudian memasuki agenda inti musyawarah, serta ditutup dengan penetapan hasil dan penandatanganan berita acara.
Dalam sesi musyawarah, berbagai usulan strategis mengemuka. Perwakilan nelayan menyampaikan kebutuhan pembangunan penahan ombak dan sandaran perahu. Infrastruktur tersebut dinilai sangat penting untuk meningkatkan keselamatan nelayan serta melindungi perahu dari kerusakan akibat gelombang laut, mengingat Desa Ujunggebang merupakan wilayah pesisir dengan aktivitas perikanan yang cukup tinggi.
Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sebagai upaya meningkatkan pengelolaan sampah di tingkat desa. Selama ini, persoalan sampah masih menjadi tantangan, sehingga keberadaan TPS diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.
Usulan lain yang disepakati adalah pembangunan pagar PAUD guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan anak-anak dalam kegiatan belajar mengajar. Pagar PAUD dinilai penting untuk mencegah risiko kecelakaan serta menjaga area sekolah dari gangguan hewan maupun kendaraan yang melintas.
Normalisasi saluran air atau selokan juga menjadi prioritas dalam MusrenbangDes. Warga menilai banyak saluran yang mengalami pendangkalan dan penyumbatan, sehingga berpotensi menyebabkan genangan dan banjir saat musim hujan. Normalisasi saluran diharapkan mampu meningkatkan fungsi drainase desa serta mendukung ketahanan lingkungan terhadap bencana.
Babinsa Peltu Heryanto dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, partisipasi masyarakat tidak hanya sebatas usulan, tetapi juga keterlibatan aktif dalam pelaksanaan dan pengawasan program pembangunan.
“Kami berharap masyarakat terus mendukung program pembangunan desa. Keamanan dan ketertiban selama proses pembangunan juga menjadi faktor penting agar hasilnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh warga,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Polsek Sukra melalui Aipda Tarmudi menambahkan bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama bagi kelancaran pembangunan desa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah, khususnya dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan program pembangunan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Musyawarah berjalan dengan suasana dialogis dan partisipatif, mencerminkan semangat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat dalam merencanakan masa depan Desa Ujunggebang.
Hasil MusrenbangDes ini selanjutnya akan dituangkan dalam dokumen perencanaan desa dan menjadi dasar pengajuan usulan ke tingkat kecamatan hingga kabupaten. Dengan demikian, pembangunan desa diharapkan lebih terarah, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.
MusrenbangDes Ujunggebang tahun anggaran 2027 ini menegaskan komitmen pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan berbasis aspirasi masyarakat. Dengan perencanaan yang matang serta dukungan semua pihak, Desa Ujunggebang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga serta memperkuat ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan di masa mendatang.
