Babinsa Serda Wawan Gunawan Pantau Harga Sembako di Pasar Terisi, Stabilitas Pangan Indramayu Jadi Perhatian Serius TNI AD
INDRAMAYU – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 1613/Terisi, Serda Wawan Gunawan. Pada Jumat, 30 Januari 2026, sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, Babinsa Serda Wawan Gunawan melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga bahan pokok (sembako) di Pasar Terisi, Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus upaya memastikan stabilitas harga pangan di tingkat masyarakat, khususnya di wilayah teritorial Koramil 1613/Terisi. Monitoring ini juga merupakan bentuk laporan rutin kepada Komandan Kodim 0616/Indramayu terkait perkembangan kondisi ekonomi masyarakat di lapangan.
Dalam pengecekan yang dilakukan di sejumlah kios pedagang dan lapak pasar, Babinsa mencatat harga berbagai komoditas kebutuhan pokok yang menjadi konsumsi utama masyarakat. Untuk komoditas beras, harga tercatat sebesar Rp13.000 per kilogram. Minyak goreng berada di kisaran Rp16.000 per kilogram, sementara telur ayam dijual dengan harga Rp30.000 per kilogram.
Harga komoditas hortikultura juga menjadi perhatian, terutama cabai dan bawang yang kerap mengalami fluktuasi harga. Untuk cabai rawit hijau tercatat mencapai Rp80.000 per kilogram, sedangkan cabai merah berada di kisaran Rp32.000 per kilogram. Bawang merah dijual seharga Rp36.000 per kilogram dan bawang putih Rp38.000 per kilogram.
Untuk kebutuhan protein hewani, harga daging ayam berada di angka Rp35.000 per kilogram, sementara daging sapi tercatat Rp145.000 per kilogram. Data harga ini menjadi bahan evaluasi bagi aparat kewilayahan dan pemerintah daerah dalam merumuskan langkah antisipatif jika terjadi lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.
Serda Wawan Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan monitoring harga sembako merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa dalam rangka pembinaan wilayah. “Kami melaksanakan pengecekan harga sembako untuk mengetahui perkembangan di lapangan dan memastikan tidak ada lonjakan harga yang signifikan. Jika ditemukan kenaikan yang tidak wajar, akan segera dilaporkan kepada komando atas dan instansi terkait,” ujarnya.
Selain mencatat harga, Babinsa juga berdialog dengan para pedagang dan pengunjung pasar untuk mengetahui kondisi distribusi barang dan tingkat pasokan. Berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan bahan pokok di Pasar Terisi terpantau dalam kondisi cukup dan aktivitas perdagangan berjalan normal.
Kegiatan monitoring ini mendapat respons positif dari pedagang dan masyarakat. Kehadiran Babinsa di pasar dinilai memberikan rasa aman serta menunjukkan perhatian aparat terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Sejumlah pedagang menyampaikan bahwa stabilitas harga sangat bergantung pada pasokan dari distributor dan kondisi cuaca, khususnya untuk komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang.
Komandan Kodim 0616/Indramayu melalui jajaran Koramil terus mendorong para Babinsa untuk aktif melakukan pemantauan di wilayah binaan masing-masing. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan dan ekonomi daerah.
Monitoring harga sembako juga sejalan dengan program pemerintah pusat dalam pengendalian inflasi daerah. Data lapangan yang dihimpun oleh Babinsa menjadi salah satu sumber informasi strategis bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan, termasuk operasi pasar, subsidi harga, maupun penguatan distribusi bahan pokok.
Selama pelaksanaan kegiatan monitoring di Pasar Terisi, situasi berjalan dalam keadaan aman dan lancar. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun kendala berarti dalam aktivitas perdagangan. Babinsa Serda Wawan Gunawan memastikan kegiatan tersebut akan terus dilakukan secara berkala guna memantau dinamika harga dan kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayah Terisi.
Dengan langkah proaktif Babinsa di lapangan, diharapkan stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Indramayu tetap terjaga dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau. Kehadiran TNI melalui Babinsa tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga kesejahteraan rakyat di tingkat desa dan kecamatan.
