HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serda Yusuf Kawal Langsung LTT Padi di Telagasari, TNI Jadi Garda Terdepan Dukung Ketahanan Pangan Nasional


Indramayu – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali dibuktikan melalui aksi nyata di lapangan. Babinsa Koramil 1612/Lelea, Serda Yusuf, turun langsung mendampingi petani dalam kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Desa Telagasari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Pendampingan ini menjadi bagian penting dari upaya percepatan tanam pada Musim Tanam I tahun 2026.

Kegiatan pendampingan pertanian tersebut dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di area persawahan Blok Telakop, Desa Telagasari. Serda Yusuf mendampingi langsung proses penanaman padi milik salah satu petani setempat, Bapak Cerasas, dengan luas lahan mencapai 700 bata dan menggunakan varietas padi unggulan Kebo/Inpara.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah aktivitas pertanian ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata peran TNI dalam mendukung kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas pangan nasional. Pendampingan LTT dilakukan untuk memastikan proses tanam berjalan optimal, tepat waktu, serta sesuai dengan pola tanam yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Serda Yusuf menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam membantu petani di wilayah binaan. “Pendampingan LTT padi ini bertujuan untuk mendorong semangat petani agar tetap produktif, sekaligus memastikan program pemerintah dalam percepatan tanam dapat berjalan dengan baik,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, Kecamatan Lelea sebagai salah satu wilayah pertanian di Kabupaten Indramayu memiliki peran strategis dalam mendukung lumbung pangan nasional. Oleh karena itu, keterlibatan Babinsa dalam setiap tahapan pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga panen, menjadi faktor penting dalam meningkatkan hasil produksi padi.

Pendampingan terhadap lahan milik Bapak Cerasas ini juga menjadi contoh sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat. Petani merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga ikut mengawasi jalannya proses tanam agar sesuai dengan anjuran penyuluh pertanian.

“Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, kami merasa lebih semangat dan terbantu. Harapannya hasil panen nanti bisa maksimal,” ungkap Bapak Cerasas.

Varietas padi Kebo/Inpara yang ditanam pada lahan tersebut dikenal memiliki daya adaptasi yang baik serta potensi hasil yang cukup tinggi. Pemilihan varietas ini dinilai tepat untuk mendukung peningkatan produktivitas padi di wilayah Desa Telagasari, khususnya pada Musim Tanam I.

Kegiatan pendampingan LTT padi ini juga menjadi langkah strategis dalam mengantisipasi potensi keterlambatan tanam yang dapat berdampak pada penurunan produksi. Dengan adanya pengawalan dari Babinsa, proses tanam diharapkan berjalan serentak dan tepat waktu, sehingga hasil panen dapat maksimal dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan pertanian yang dilakukan oleh Babinsa Serda Yusuf berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah petani menunjukkan peran aktif TNI sebagai mitra strategis masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian.

Hasil kegiatan pendampingan ini selanjutnya dilaporkan kepada Dandim 0616/Indramayu sebagai bentuk pertanggungjawaban dan bahan evaluasi program ketahanan pangan di wilayah Kodim 0616/Indramayu. Dokumentasi kegiatan juga telah dilampirkan sebagai laporan resmi.

Melalui pendampingan LTT padi ini, Babinsa Serda Yusuf kembali menegaskan bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak pembangunan dan penopang ketahanan pangan demi kesejahteraan rakyat.

Posting Komentar