HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serma Ahmad Sugito Pantau Debit Air Kali Congger Meluap, Sekitar 50 Hektare Sawah Kendayakan Terendam Banjir


Indramayu, 29 Januari 2026 — Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, mengakibatkan debit air Kali Congger meningkat drastis hingga meluap dan menggenangi lahan pertanian warga. Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa Desa Kendayakan Koramil 1613/Terisi, Serma Ahmad Sugito, melaksanakan kegiatan monitoring debit air Kali Congger di Blok Lungsemut, Desa Kendayakan, Kamis (29/1/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan pemantauan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memantau potensi banjir dan dampaknya terhadap masyarakat serta lahan pertanian di wilayah binaan. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luapan air dari Kali Congger telah menggenangi area persawahan di sekitarnya dengan luas terdampak sekitar 50 hektare.

Serma Ahmad Sugito menjelaskan bahwa peningkatan debit air dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan aliran sungai tidak mampu menampung volume air sehingga meluap ke area persawahan warga. “Kami melakukan monitoring langsung di lokasi untuk memastikan kondisi terkini dan melaporkannya kepada komando atas sebagai bahan koordinasi penanganan lebih lanjut,” ujar Serma Ahmad Sugito di sela-sela kegiatan.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Serma Ahmad Sugito turut didampingi oleh Kuwu Desa Kendayakan Bapak Agung Prayitno serta Bhabinkamtibmas Desa Kendayakan Aipda Ibnu Hajar. Kehadiran unsur TNI-Polri dan pemerintah desa menunjukkan sinergi aparat kewilayahan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah pedesaan.

Kuwu Desa Kendayakan, Bapak Agung Prayitno, menyampaikan bahwa genangan air di lahan pertanian warga berpotensi mengganggu aktivitas pertanian, khususnya tanaman padi yang sedang dalam masa pertumbuhan. Ia berharap ada langkah cepat dari pihak terkait untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas apabila curah hujan tinggi masih terus berlanjut. “Kami terus berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memantau kondisi lapangan dan memberikan imbauan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Aipda Ibnu Hajar selaku Bhabinkamtibmas Kendayakan mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Ia juga meminta masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari, serta segera melapor apabila terjadi kenaikan debit air yang signifikan. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami siap berkoordinasi dengan perangkat desa dan aparat terkait untuk langkah-langkah penanganan darurat apabila diperlukan,” ujarnya.

Monitoring debit air sungai oleh Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam menjaga keamanan dan keselamatan wilayah binaan, termasuk dalam menghadapi potensi bencana alam. Melalui pemantauan rutin, Babinsa dapat memberikan laporan cepat dan akurat kepada komando atas sehingga langkah mitigasi dan penanganan dapat segera dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

Luapan air Kali Congger yang menggenangi sekitar 50 hektare sawah dikhawatirkan dapat berdampak pada produksi pertanian masyarakat, terutama jika genangan berlangsung dalam waktu lama. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor antara pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan instansi teknis terkait sangat diperlukan untuk mengurangi risiko kerugian yang lebih besar.

Serma Ahmad Sugito juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan lanjutan terhadap kondisi debit air sungai serta situasi di wilayah persawahan terdampak. “Kami akan terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak terkait. Apabila terjadi peningkatan debit air, kami siap melaporkan dan membantu langkah-langkah penanganan di lapangan,” tegasnya.

Selama pelaksanaan kegiatan monitoring, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bahan laporan kepada Komando Atas.

Kodim 0616/Indramayu melalui jajaran Koramil dan Babinsa terus mengoptimalkan peran aparat teritorial dalam upaya mitigasi bencana, termasuk pemantauan kondisi sungai, curah hujan, serta dampaknya terhadap masyarakat. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempercepat proses pelaporan dan penanganan apabila terjadi bencana.

Dengan adanya kegiatan monitoring debit air Kali Congger ini, diharapkan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan dampak banjir dapat dilakukan secara dini, sehingga keselamatan warga serta ketahanan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Terisi, khususnya Desa Kendayakan, dapat tetap terjaga.

Posting Komentar