HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Sertu Kusnadi Sigap Bersihkan Pohon Tumbang di Haurgeulis, Akses Jalan Kembali Normal


Indramayu – Angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, pada Jumat (23/1/2026) siang mengakibatkan sebuah pohon duwet tumbang dan sempat mengganggu aktivitas warga. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di RT 01 RW 04 Desa Haurgeulis, tepatnya di ruas jalan penghubung Haurgeulis–Gantar, yang merupakan salah satu jalur vital bagi masyarakat setempat.

Merespons kejadian tersebut, Babinsa Desa Haurgeulis, Sertu Kusnadi, bergerak cepat turun ke lokasi untuk membantu warga membersihkan material pohon tumbang. Bersama perangkat desa dan masyarakat sekitar, Sertu Kusnadi melakukan evakuasi potongan kayu dan ranting yang menutup sebagian badan jalan agar arus lalu lintas kembali lancar dan tidak membahayakan pengguna jalan.

“Begitu menerima informasi dari warga, kami langsung menuju lokasi untuk membantu pembersihan. Prioritas utama adalah memastikan jalan bisa dilalui kembali dan tidak ada warga yang terluka,” ujar Sertu Kusnadi di sela kegiatan.

Peristiwa pohon tumbang ini disebabkan oleh hembusan angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba. Pohon duwet berukuran cukup besar tersebut tumbang ke arah jalan dan mengenai bangunan warung makan di sekitarnya. Akibat kejadian ini, sebuah warteg milik warga setempat mengalami kerusakan ringan pada bagian atap dan dinding. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Lurah Desa Haurgeulis, Junaedi, yang turut hadir di lokasi kejadian, mengapresiasi langkah cepat Babinsa dan partisipasi masyarakat dalam penanganan kejadian darurat tersebut. Menurutnya, sinergi antara aparat TNI, pemerintah desa, dan warga menjadi kunci dalam penanganan bencana skala kecil di tingkat desa.

“Kami sangat berterima kasih atas respons cepat Babinsa dan warga. Ini menunjukkan kepedulian dan kebersamaan dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan lingkungan,” ujar Junaedi.

Kegiatan pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan menggunakan peralatan sederhana, seperti gergaji, parang, dan alat manual lainnya. Warga setempat tampak antusias membantu proses evakuasi, baik dengan memotong batang pohon, memindahkan ranting, maupun membersihkan sisa-sisa kayu yang berserakan di badan jalan.

Sertu Kusnadi menjelaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada tugas pembinaan teritorial dan keamanan wilayah, tetapi juga mencakup kegiatan sosial dan penanggulangan bencana di tingkat desa. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat.

“Sebagai Babinsa, kami harus selalu siap membantu masyarakat, baik dalam situasi normal maupun saat terjadi bencana atau kejadian darurat. Ini sudah menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab kami,” tegasnya.

Selain membersihkan pohon tumbang, aparat desa juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama pada musim penghujan yang disertai angin kencang. Warga diimbau untuk memangkas pohon-pohon besar yang berada di sekitar rumah atau di tepi jalan guna mengurangi risiko tumbang.

Kegiatan pembersihan pohon tumbang tersebut berlangsung hingga sore hari dan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar. Akses jalan Haurgeulis–Gantar kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan kerja sama antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di tingkat lokal. Respons cepat Babinsa Sertu Kusnadi bersama pemerintah desa dan warga menunjukkan bahwa kolaborasi yang solid dapat meminimalkan dampak kerugian serta menjaga stabilitas dan keamanan lingkungan.

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mitigasi bencana serta perawatan lingkungan, khususnya terkait keberadaan pohon besar di sekitar permukiman dan fasilitas umum. Pemerintah desa juga berencana untuk melakukan pendataan pohon rawan tumbang sebagai langkah preventif untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Secara keseluruhan, penanganan pohon tumbang di Desa Haurgeulis berjalan efektif dan menunjukkan peran strategis Babinsa dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat di wilayah binaannya.

Posting Komentar