HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Sertu Kusno Wardhana Pantau Harga Sembako di Haurgeulis, Stabilitas Pasokan Tetap Terjaga


Indramayu, 24 Januari 2026 — Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis, Sertu Kusno Wardhana, melaksanakan kegiatan pemantauan harga kebutuhan pokok (sembako) di sejumlah kios dan toko sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu pagi (24/1/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat setempat.

Pemantauan harga sembako menjadi salah satu bentuk peran aktif TNI AD melalui aparat teritorial dalam mendukung program pemerintah menjaga kestabilan ekonomi masyarakat, khususnya pada sektor pangan. Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan wilayah turut berperan dalam mengawasi distribusi bahan pokok agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat memberatkan warga.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Kusno Wardhana melakukan pengecekan langsung ke beberapa kios dan toko sembako di desa binaan yang berada di wilayah Kecamatan Haurgeulis. Ia mencatat perkembangan harga sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, bawang, telur, hingga daging ayam dan daging sapi.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras medium tercatat sebesar Rp 13.000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya Rp 13.200 per kilogram. Minyak goreng masih stabil di kisaran Rp 17.000 per kilogram, begitu pula harga jagung yang bertahan di angka Rp 13.000 per kilogram. Untuk kedelai lokal, harga terpantau tetap di angka Rp 10.000 per kilogram.

Sementara itu, beberapa komoditas mengalami perubahan harga. Harga gula pasir tercatat mengalami kenaikan dari Rp 17.000 menjadi Rp 17.500 per kilogram. Sebaliknya, harga bawang merah justru mengalami penurunan cukup signifikan dari Rp 35.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram. Harga bawang putih terpantau stabil di angka Rp 40.000 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani, telur ayam tercatat mengalami kenaikan harga menjadi Rp 32.000 per kilogram. Daging sapi masih bertahan di harga Rp 140.000 per kilogram, sedangkan daging ayam broiler mengalami penurunan dari Rp 37.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram.

Sertu Kusno Wardhana menjelaskan bahwa fluktuasi harga sembako merupakan hal yang wajar dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pasokan dari daerah produsen, biaya distribusi, hingga permintaan pasar. Namun, secara umum harga kebutuhan pokok di wilayah Haurgeulis masih relatif terkendali dan tidak menunjukkan lonjakan yang signifikan.

“Kami rutin melaksanakan pemantauan harga sembako untuk mengetahui perkembangan di lapangan sekaligus memberikan laporan kepada komando atas. Hal ini penting sebagai bahan evaluasi dan langkah antisipasi apabila terjadi gejolak harga yang dapat berdampak pada masyarakat,” ujar Sertu Kusno Wardhana di sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilaksanakan Babinsa dalam rangka mendukung stabilitas wilayah, tidak hanya di bidang keamanan tetapi juga dalam aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan adanya pemantauan langsung, Babinsa dapat berkoordinasi dengan aparat desa, pedagang, dan masyarakat untuk mencari solusi apabila ditemukan permasalahan terkait distribusi dan harga bahan pokok.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah Kecamatan Haurgeulis dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Para pedagang dan warga yang ditemui di lapangan menyambut baik kehadiran Babinsa dalam memantau harga sembako, karena dinilai dapat memberikan rasa aman serta memastikan tidak adanya praktik penimbunan atau permainan harga.

Kegiatan pemantauan harga sembako oleh Babinsa ini juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional. Pemerintah terus mendorong penguatan distribusi pangan, peningkatan produksi, serta pengawasan pasar guna melindungi daya beli masyarakat, khususnya menjelang periode tertentu yang berpotensi meningkatkan permintaan.

Dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan stabilitas harga sembako di wilayah Kabupaten Indramayu, khususnya Kecamatan Haurgeulis, dapat terus terjaga. Babinsa sebagai aparat teritorial akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman, tertib, dan sejahtera.

Kegiatan pemantauan ini juga didokumentasikan sebagai bahan laporan resmi kepada Komando Distrik Militer 0616/Indramayu, sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas di lapangan. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala guna memantau dinamika harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Posting Komentar