Babinsa Sertu Wartono Gerak Cepat! Mayat Pria 34 Tahun Ditemukan di Aliran Irigasi Bongas, Diduga Korban Kecelakaan Tunggal
INDRAMAYU – Warga Desa Sidamulya, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di aliran irigasi pada Selasa pagi (27/1/2026). Peristiwa tersebut langsung mendapat penanganan cepat dari aparat TNI, Polri, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Babinsa Koramil 1616/Kdh, Sertu Wartono, menjadi personel pertama yang menerima laporan awal saat melintas di sekitar lokasi kejadian. Sekitar pukul 07.25 WIB, Sertu Wartono melihat kerumunan warga di pinggir jalan dekat aliran irigasi Desa Sidamulya. Setelah memastikan adanya penemuan mayat, ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Danramil 1616/Kdh serta menghubungi Kanit Intel Polsek Bongas untuk tindak lanjut penanganan.
Korban diketahui bernama Gilang Permata Supartini (34), berjenis kelamin laki-laki, warga Blok Panca Indra, Desa Losarang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Identitas korban diperoleh setelah dilakukan pengecekan awal oleh petugas di lokasi kejadian dan keterangan dari pihak keluarga.
Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sepeda motor Honda PCX warna merah dengan nomor polisi E 4799 PCU di bawah jembatan menuju Blok Ipik, Desa Drunten Kulon, Kecamatan Gabus Wetan, sekitar 50 meter dari titik penemuan jenazah. Berdasarkan temuan tersebut, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal sebelum akhirnya terjatuh ke aliran irigasi.
Menurut keterangan saksi yang juga adik korban, Rayi Mutiara Andika (22), korban berangkat dari rumah sekitar pukul 04.30 WIB bersama seorang teman. Saat kecelakaan terjadi, korban masih dalam keadaan sadar dan sempat meminta temannya untuk pulang ke rumah guna memberitahukan keluarga. Namun, diduga korban tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Tim gabungan langsung melakukan proses evakuasi jenazah korban dari aliran irigasi. Evakuasi dilakukan oleh personel Koramil 1616/Kdh sebanyak tiga orang, anggota Polsek Bongas tujuh orang, dua personel Satpol PP Kecamatan Bongas, Lurah Desa Sidamulya Bambang Haryanto, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses pengangkatan jenazah.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Losarang menggunakan kendaraan dinas Polsek Bongas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi medis dan penyelidikan penyebab pasti kematian.
Sertu Wartono menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga, guna memastikan situasi di lokasi tetap aman dan proses evakuasi berjalan lancar. “Kami langsung berkoordinasi dengan Polsek Bongas dan pihak desa agar proses penanganan berjalan sesuai prosedur serta tidak menimbulkan kepanikan warga,” ujarnya.
Kegiatan evakuasi berlangsung aman dan tertib, tanpa adanya gangguan berarti. Warga sekitar turut membantu petugas, sekaligus menjaga situasi tetap kondusif di sekitar lokasi penemuan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama pada dini hari dan di jalur-jalur yang minim penerangan. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab kematian korban serta memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.
Kasus penemuan mayat ini kini menjadi perhatian warga setempat, sementara aparat gabungan memastikan seluruh tahapan penanganan berjalan sesuai prosedur hukum dan kemanusiaan. Dokumentasi kegiatan evakuasi telah dilampirkan sebagai bahan laporan resmi kepada Komando Atas.
