HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Sertu Yusa Pantau Harga Sembako di Krangkeng, Kenaikan Sejumlah Komoditas Jadi Perhatian


Indramayu – Untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Sertu Yusa, melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako di wilayah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan monitoring tersebut dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan lokasi pemantauan di Toko milik Ibu Wasniah yang berada di Desa Srengseng, Kecamatan Krangkeng. Monitoring dilakukan sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam mendukung program pemerintah menjaga kestabilan ekonomi masyarakat.

Sertu Yusa turun langsung ke lapangan untuk mencatat perkembangan harga bahan pokok sekaligus berinteraksi dengan pedagang dan warga sekitar. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas ekonomi masyarakat menjadi bentuk pengawasan sekaligus upaya preventif untuk mengantisipasi lonjakan harga yang dapat memberatkan warga.

“Pemantauan harga sembako ini kami lakukan secara rutin untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Jika ada kenaikan yang signifikan, akan kami laporkan sebagai bahan koordinasi dengan pihak terkait,” ujar Sertu Yusa.

Harga Beras Turun, Komoditas Lain Alami Kenaikan

Berdasarkan hasil monitoring di Toko Ibu Wasniah, harga beras mengalami penurunan dan saat ini dijual dengan harga Rp12.000 per kilogram. Penurunan harga beras ini disambut positif oleh masyarakat karena beras merupakan kebutuhan pokok utama rumah tangga.

Sementara itu, harga minyak goreng terpantau stabil di angka Rp17.000 per kilogram. Namun, sejumlah komoditas lainnya mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.

Harga telur ayam tercatat Rp29.000 per kilogram dan mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya. Daging ayam dijual seharga Rp40.000 per kilogram, sedangkan daging sapi mencapai Rp130.000 per kilogram, keduanya juga tercatat mengalami kenaikan harga.

Untuk kebutuhan dapur lainnya, gula pasir dijual Rp16.000 per kilogram dengan tren harga naik. Bawang merah tercatat Rp48.000 per kilogram dan bawang putih Rp42.000 per kilogram, keduanya mengalami kenaikan yang cukup dirasakan oleh masyarakat.

Selain itu, harga kacang kedelai tercatat Rp19.000 per kilogram dan jagung Rp11.000 per kilogram, yang juga menunjukkan tren kenaikan harga.

Babinsa Serap Informasi Pedagang dan Warga

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Sertu Yusa tidak hanya mencatat harga, tetapi juga berdialog dengan pemilik toko dan warga sekitar untuk mengetahui penyebab kenaikan harga sejumlah komoditas. Menurut keterangan pedagang, kenaikan harga dipengaruhi oleh pasokan yang terbatas serta faktor distribusi dari luar daerah.

Babinsa juga mengimbau pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang dan tetap menjual kebutuhan pokok sesuai harga yang wajar. Di sisi lain, masyarakat diajak untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Peran Babinsa Jaga Stabilitas Wilayah

Kegiatan monitoring harga sembako ini merupakan wujud nyata peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Babinsa juga berperan aktif dalam mendukung stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.

Koramil 1610/Krangkeng terus mendorong para Babinsa untuk aktif memantau kondisi wilayah binaan, termasuk perkembangan harga bahan pokok yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Situasi Aman dan Kondusif

Selama pelaksanaan kegiatan monitoring berlangsung, situasi di Desa Srengseng terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun kendala di lapangan.

Dengan pemantauan rutin yang dilakukan Babinsa, diharapkan potensi gejolak harga dapat diantisipasi lebih awal. Kehadiran Babinsa Sertu Yusa di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen TNI AD untuk selalu hadir, mengabdi, dan menjadi bagian dari solusi dalam menjaga stabilitas wilayah serta kesejahteraan warga Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Posting Komentar