HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Danramil Lelea Kapten Suhermanto Dukung Pelatihan Budidaya Cabai untuk PKK dan KWT


Upaya penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat terus digencarkan di Kabupaten Indramayu. Salah satunya melalui pelatihan budidaya cabai yang digelar di Kecamatan Lelea. Kegiatan ini menyasar kelompok perempuan dan generasi muda sebagai motor penggerak pertanian keluarga berbasis pekarangan.

Pelatihan budidaya cabai tersebut dilaksanakan pada Rabu (14/1/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT), PKK, serta Mabigus se-Kecamatan Lelea.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam membudidayakan tanaman cabai secara efektif dan berkelanjutan. Cabai dipilih karena merupakan salah satu komoditas strategis yang sering mengalami fluktuasi harga dan memiliki dampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga.

Sejumlah unsur lintas sektor hadir dalam kegiatan tersebut, menandakan kuatnya sinergi dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat. Hadir antara lain Sekretaris Kecamatan Lelea, Baman, S.Pd, Danramil Lelea Kapten Arm. Suhermanto, Kapolsek Lelea AKP Heriyanto, S.H., serta Ketua Kwarcab Kabupaten Indramayu, Jajang.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan guru se-Kecamatan Lelea, mahasiswa KKN Universitas Padjadjaran (Unpad), mahasiswa KKN Kampus Putih, perwakilan ibu-ibu PKK Kecamatan Lelea, serta perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lelea.

Dalam sambutannya, Sekmat Lelea Baman menekankan pentingnya pelatihan budidaya cabai sebagai langkah strategis menghadapi tantangan ekonomi dan ketahanan pangan. Menurutnya, kemampuan masyarakat dalam memproduksi kebutuhan pangan sendiri dapat membantu menekan pengeluaran rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha.

“Cabai ini komoditas sederhana tapi sangat penting. Kalau bisa dibudidayakan dengan baik oleh ibu-ibu dan kelompok masyarakat, dampaknya besar, baik untuk kebutuhan sendiri maupun untuk tambahan penghasilan,” ujarnya.

Danramil Lelea, Kapten Arm. Suhermanto, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini sejalan dengan upaya mendorong ketahanan pangan di tingkat lokal. Ia menilai keterlibatan berbagai elemen masyarakat, khususnya perempuan dan generasi muda, menjadi kunci keberhasilan program pertanian berbasis desa.

“Ketahanan pangan dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar. Pelatihan seperti ini sangat positif karena memberikan bekal pengetahuan langsung kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, perwakilan BPP Kecamatan Lelea memberikan materi sosialisasi teknis terkait budidaya cabai, mulai dari pemilihan bibit unggul, pengolahan media tanam, perawatan tanaman, hingga pengendalian hama dan penyakit. Materi disampaikan secara praktis agar mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh peserta.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi terkait kendala yang sering dihadapi dalam menanam cabai, baik di lahan pekarangan maupun skala kelompok. Kehadiran mahasiswa KKN juga memberikan warna tersendiri melalui pendampingan dan berbagi pengalaman lapangan.

Ketua Kwarcab Kabupaten Indramayu, Jajang, menilai pelatihan ini dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan kegiatan produktif di lingkungan masyarakat. Ia berharap hasil pelatihan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diimplementasikan secara berkelanjutan.

Susunan acara pelatihan berlangsung secara sistematis, diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari para pejabat terkait, sesi sosialisasi dan pelatihan budidaya cabai, serta ditutup dengan penutup. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam suasana kondusif.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Peserta mengikuti kegiatan dengan tertib hingga acara selesai.

Melalui pelatihan budidaya cabai ini, Kecamatan Lelea diharapkan mampu melahirkan kelompok-kelompok masyarakat yang mandiri pangan dan berdaya secara ekonomi. Program semacam ini dinilai penting untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi pembangunan desa yang berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.

Posting Komentar