HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Dorong Transparansi, IWO Indonesia Minta Audit BUMD Bekasi Dibuka ke Publik

Kabupaten Bekasi – Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia mendorong Pemerintah Kabupaten Bekasi agar proses audit terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengalami kerugian dilakukan secara terbuka dan melibatkan pengawasan publik.


Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi, Ade Gentong, menilai transparansi menjadi hal penting mengingat BUMD dikelola menggunakan dana publik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu, hasil audit dinilai tidak semestinya hanya menjadi konsumsi internal pemerintah.


Langkah audit menyeluruh tersebut sebelumnya disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja.

Ia mengungkapkan bahwa sejumlah BUMD di Kabupaten Bekasi, seperti PT Bekasi Putra Jaya (BPJ), PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM), serta Perumda Tirta Bhagasasi, masih mencatatkan kinerja keuangan yang belum optimal meskipun telah menerima penyertaan modal dari APBD.


IWO Indonesia menegaskan, keterbukaan hasil audit diperlukan agar masyarakat mengetahui secara jelas faktor penyebab kerugian yang dialami BUMD selama ini. Dengan begitu, evaluasi yang dilakukan dapat berjalan objektif dan terhindar dari potensi kepentingan tertentu.


Selain itu, IWO Indonesia meminta agar unsur pers dilibatkan sebagai bagian dari kontrol sosial dalam mengawal proses evaluasi BUMD. Peran pers dinilai penting untuk memastikan audit dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, terutama terkait penggunaan dana penyertaan modal daerah.


IWO Indonesia juga menyatakan dukungannya terhadap langkah DPRD Kabupaten Bekasi, khususnya Komisi I, yang mendorong evaluasi serius terhadap BUMD yang dinilai tidak produktif. 

Apabila dari hasil audit ditemukan persoalan manajerial maupun indikasi penyimpangan anggaran, maka perlu dilakukan pembenahan secara menyeluruh sesuai ketentuan yang berlaku.


“Penyertaan modal dari APBD merupakan uang rakyat yang seharusnya berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah.

Transparansi menjadi kunci agar BUMD tidak terus menjadi beban, tetapi mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ujar Ade Gentong.


IWO Indonesia turut menyoroti target Plt Bupati Bekasi yang menginginkan BUMD mampu mencatatkan keuntungan.

Menurut organisasi pers tersebut, target tersebut hanya dapat dicapai apabila pembenahan dilakukan secara terbuka dan hasil audit dipublikasikan kepada masyarakat.

IWO Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus memantau dan memberitakan perkembangan hasil audit BUMD sebagai bagian dari peran pers dalam mengawal kebijakan publik, demi mendorong efisiensi anggaran dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi. 

( Ade Nur )
Posting Komentar