Gerimis Pagi Tak Surutkan Pengamanan, Serda Bambang Pimpin PAM Bendungan Salam Darma, Dandim 0616/Indramayu Terima Laporan Situasi Aman
Indramayu – Upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah terus dilakukan jajaran TNI di Kabupaten Indramayu. Pada Jumat pagi, 30 Januari 2026, anggota Koramil 1614/Anjatan, Serda Bambang S., melaksanakan tugas pengamanan (PAM) di kawasan strategis Bendungan Salam Darma, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Laporan resmi situasi disampaikan kepada Komandan Kodim (Dandim) 0616/Indramayu sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas di lapangan.
Dalam laporan yang disampaikan pada pukul 08.00 WIB, Serda Bambang melaporkan bahwa kondisi wilayah terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pelaksanaan tugas pengamanan. Meski cuaca pagi itu diguyur gerimis, kegiatan PAM tetap berjalan lancar sesuai prosedur.
“Situasi saat ini dalam keadaan aman. Haljol nihil, cuaca gerimis, dan kegiatan pengamanan Bendungan Salam Darma berjalan tertib,” demikian laporan singkat namun tegas yang disampaikan kepada Dandim 0616/Indramayu.
Bendungan Salam Darma sendiri merupakan salah satu objek vital di wilayah Indramayu yang memiliki peran strategis dalam mendukung sistem irigasi pertanian dan pengendalian sumber daya air. Karena itu, keberadaan personel TNI di lokasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya pencegahan gangguan keamanan, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dan operasional bendungan berjalan tanpa hambatan.
Menurut sumber di lingkungan Koramil 1614/Anjatan, pengamanan rutin di objek vital seperti bendungan dilakukan secara berkala sebagai bentuk implementasi tugas pembinaan teritorial. Selain menjaga keamanan fisik fasilitas, personel TNI juga melakukan pemantauan aktivitas masyarakat sekitar, memberikan imbauan keamanan, serta berkoordinasi dengan pihak pengelola bendungan dan aparat terkait lainnya.
Serda Bambang S., yang bertugas pada pagi itu, dikenal sebagai prajurit yang disiplin dan responsif dalam menjalankan tugas kewilayahan. Kehadirannya di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar, khususnya para petani dan warga yang bergantung pada distribusi air dari Bendungan Salam Darma.
Di sisi lain, Dandim 0616/Indramayu terus menekankan pentingnya laporan situasi secara berkala dari seluruh jajaran Koramil. Laporan ini menjadi dasar bagi pimpinan untuk melakukan evaluasi keamanan wilayah dan merumuskan langkah-langkah strategis apabila terjadi potensi gangguan. Transparansi informasi dari tingkat bawah hingga pimpinan dianggap krusial dalam menjaga kesiapsiagaan satuan.
Cuaca gerimis yang menyelimuti wilayah Anjatan pada pagi hari tidak mengurangi kesiapsiagaan personel. Sebaliknya, kondisi cuaca tersebut justru menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan tugas pengamanan, mengingat potensi risiko di sekitar area perairan dan infrastruktur bendungan. Namun, dengan perlengkapan dan prosedur standar, kegiatan PAM tetap berjalan optimal.
Pengamanan Bendungan Salam Darma juga merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ketersediaan air irigasi yang aman dan terjaga sangat menentukan keberhasilan sektor pertanian di Indramayu yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional. Oleh karena itu, stabilitas keamanan di kawasan bendungan menjadi prioritas.
Masyarakat sekitar pun menyambut positif kehadiran aparat TNI di lokasi strategis tersebut. Warga menilai kehadiran prajurit TNI memberikan rasa tenang dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap keamanan fasilitas vital daerah. Selain itu, interaksi humanis antara prajurit dan masyarakat menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan laporan situasi yang dinyatakan aman dan tidak adanya kejadian menonjol, kegiatan pengamanan Bendungan Salam Darma pada Jumat pagi tersebut berjalan sukses. Jajaran Koramil 1614/Anjatan memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga, mengingat dinamika situasi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu.
Ke depan, Kodim 0616/Indramayu akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli di objek-objek vital wilayah guna menjamin stabilitas keamanan daerah. Sinergi antara TNI, aparat pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah Indramayu secara berkelanjutan.
