Jalan Rusak Gabuswetan–Saradan Kembali Sebabkan Kecelakaan, Polisi Minta Pengendara Waspada
Januari 03, 2026
INDRAMAYU – Kerusakan parah pada ruas jalan penghubung Gabuswetan–Saradan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, kembali berdampak pada keselamatan pengguna jalan. Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal akibat terperosok ke lubang jalan, Jumat (2/1/2026).
Kecelakaan terjadi saat pengendara melintas di jalur tersebut yang dipenuhi lubang dan permukaan jalan tidak rata. Saat berusaha menghindari kendaraan lain, roda sepeda motor masuk ke lubang yang tertutup genangan air, menyebabkan pengendara kehilangan kendali dan terjatuh.
Akibat insiden tersebut, sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah pada bagian as roda, sementara pengendara mengalami luka lecet dan harus mendapatkan penanganan medis.
Petugas kepolisian dari Polsek Gabuswetan yang berjaga di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan. Korban dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat, sedangkan kendaraan diangkut menggunakan mobil patroli untuk dibawa ke bengkel.
Anggota Polsek Gabuswetan, Aiptu Rokman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan yang terjadi merupakan kecelakaan tunggal yang dipicu oleh kondisi jalan yang rusak.
“Kecelakaan disebabkan pengendara masuk ke lubang jalan. Korban mengalami luka ringan dan kendaraan rusak. Anggota kami langsung melakukan evakuasi korban dan kendaraan,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas Gabuswetan–Saradan, terutama pada musim hujan. Genangan air disebut membuat lubang jalan sulit terlihat dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Ruas jalan tersebut diketahui telah lama dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena kondisinya yang rusak dan membahayakan. Jalur ini merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat, namun hingga kini belum mendapatkan perbaikan permanen.
Kejadian ini kembali menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap infrastruktur jalan demi mencegah kecelakaan serupa terulang di kemudian hari.
( Ade Nur )
