HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Koramil 1612/Lelea Bergerak! Patroli Kebencanaan Digelar, Warga Diimbau Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem


Indramayu – Koramil 1612/Lelea, Kodim 0616/Indramayu, bersama unsur Forkopimcam dan perangkat desa menggelar kegiatan patroli sekaligus sosialisasi mitigasi kebencanaan kepada masyarakat, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi bencana alam, terutama banjir akibat curah hujan tinggi yang kerap melanda wilayah tersebut.

Patroli dan sosialisasi dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Lelea, khususnya bantaran sungai dan pemukiman warga yang berpotensi terdampak bencana. Kegiatan ini melibatkan unsur lintas sektor, antara lain Kapolsek Lelea AKP Heriyanto, Sekretaris Kecamatan Lelea Baman S. PDI, M.Si, Babinsa Desa Tempel Kulon, serta Kuwu Desa Tempel Kulon Ibu Tasih beserta perangkat desa.

Dalam kegiatan tersebut, aparat gabungan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Warga diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, terutama pada musim hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi menyebabkan luapan sungai dan genangan di kawasan permukiman.

“Mitigasi kebencanaan bukan hanya tugas pemerintah dan aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Kesadaran warga untuk menjaga lingkungan dan melaporkan potensi bahaya sangat penting untuk meminimalisir dampak bencana,” ujar salah satu petugas di sela kegiatan.

Salah satu fokus sosialisasi adalah ajakan kepada warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air dan drainase. Aparat menekankan bahwa saluran yang tersumbat dapat memperparah risiko banjir ketika hujan deras berlangsung dalam waktu lama. Warga juga diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai dan parit, karena dapat menghambat aliran air.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan tanda-tanda awal bencana, seperti sungai yang mulai meluap, tanggul yang rembes, atau potensi longsor di sekitar permukiman. Laporan dapat disampaikan kepada TNI, Polri, maupun aparat desa agar langkah penanganan cepat dapat dilakukan.

Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan, aparat juga menetapkan jalur evakuasi serta titik kumpul sementara bagi warga apabila terjadi bencana. Jalur evakuasi dirancang dari lokasi terdampak menuju posko desa atau kecamatan. Apabila terdapat warga yang mengalami gangguan kesehatan atau cedera, akan dilakukan penanganan sementara di posko sebelum dirujuk ke puskesmas terdekat dan rumah sakit umum untuk penanganan lanjutan.

Sementara itu, titik kumpul pengungsi ditetapkan di beberapa lokasi strategis yang dianggap aman, seperti masjid, aula desa atau kecamatan, serta lapangan terbuka yang memungkinkan pendirian tenda darurat. Penentuan titik kumpul ini bertujuan memastikan warga memiliki tempat aman untuk berlindung apabila terjadi bencana secara tiba-tiba.

Danramil 1612/Lelea dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Kegiatan patroli dan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat dan warga dalam upaya pengurangan risiko bencana.

“Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mitigasi kebencanaan dan siap mengikuti arahan apabila terjadi situasi darurat. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan bencana,” tegas Danramil.

Dengan adanya kegiatan ini, Koramil 1612/Lelea menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan warga serta memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana di wilayah teritorialnya. Upaya preventif melalui edukasi dan patroli lapangan diharapkan dapat meminimalkan korban jiwa dan kerugian material apabila bencana terjadi.

Dokumentasi kegiatan patroli dan sosialisasi telah dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi kepada Dandim 0616/Indramayu, dengan tembusan kepada Kasdim dan para staf. Langkah ini menjadi bagian dari pelaporan rutin sekaligus evaluasi kesiapsiagaan kebencanaan di wilayah Kodim 0616/Indramayu.

Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan masyarakat tetap siaga dan memahami prosedur evakuasi serta mitigasi bencana secara tepat. Dengan kesiapsiagaan yang matang, diharapkan dampak bencana dapat ditekan semaksimal mungkin, serta keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Posting Komentar