HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serda Yusuf Dampingi LTT Padi 700 Hektare di Telagasari, Perkuat Ketahanan Pangan Lelea


Indramayu — Babinsa Desa Telagasari, Koramil 1612/Lelea, Serda Yusuf, melaksanakan pendampingan kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Desa Telagasari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, pada Minggu (25/1/2026). Kegiatan tanam padi tersebut berlangsung di Blok Telakop pada lahan milik Kelompok Tani (Poktan) yang diketuai Bapak Umur dengan luas mencapai 700 hektare.

Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui jajaran Kodim 0616/Indramayu untuk mendukung percepatan program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi, pendampingan teknis, serta memastikan kegiatan tanam berjalan sesuai rencana pada musim tanam pertama (MT 1).

Serda Yusuf menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan LTT menjadi salah satu tugas utama Babinsa dalam pembinaan teritorial, khususnya di wilayah yang memiliki potensi pertanian besar seperti Kecamatan Lelea. Menurutnya, percepatan tanam sangat penting untuk menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Jawa Barat.

“Pendampingan ini bertujuan untuk membantu petani dalam percepatan tanam padi serta memastikan kegiatan pertanian berjalan lancar. Dengan luas lahan yang cukup besar, diharapkan hasil produksi padi di wilayah ini dapat meningkat,” ujar Serda Yusuf di sela-sela kegiatan.

Kegiatan LTT di Blok Telakop melibatkan petani anggota kelompok tani setempat yang secara gotong royong melakukan proses tanam padi di lahan persawahan. Dengan luas mencapai 700 hektare, kegiatan ini menjadi salah satu kontribusi signifikan dalam mendukung target produksi padi daerah dan nasional.

Ketua Poktan Bapak Umur mengapresiasi pendampingan yang dilakukan Babinsa. Menurutnya, kehadiran aparat TNI memberikan semangat dan rasa aman bagi petani dalam mengelola lahan pertanian. Ia berharap sinergi antara petani, pemerintah daerah, dan TNI dapat terus terjalin untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.

“Kami sangat terbantu dengan pendampingan Babinsa. Selain memberi motivasi, juga membantu koordinasi jika ada kendala di lapangan, seperti irigasi dan sarana produksi pertanian,” ujar Bapak Umur.

Dandim 0616/Indramayu melalui jajaran Koramil terus mendorong para Babinsa untuk aktif mendukung sektor pertanian di wilayah binaan. Program LTT menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas pangan, sekaligus sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Secara umum, Desa Telagasari memiliki potensi pertanian yang sangat besar dengan lahan sawah produktif dan sistem irigasi yang mendukung. Namun, tantangan seperti perubahan cuaca, ketersediaan pupuk, dan harga gabah tetap menjadi perhatian bagi petani dan pemangku kepentingan.

Serda Yusuf berharap dengan adanya pendampingan yang intensif, petani dapat lebih siap menghadapi berbagai tantangan tersebut dan mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Ia juga mengajak petani untuk terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian dan aparat desa guna mengoptimalkan hasil tanam.

“Kami mengimbau petani agar terus berkoordinasi dengan penyuluh dan aparat desa. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa meningkatkan hasil panen dan mendukung ketahanan pangan daerah,” katanya.

Kegiatan pendampingan LTT di Desa Telagasari berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Para petani terlihat antusias mengikuti proses tanam padi, mencerminkan semangat gotong royong dan komitmen bersama dalam menjaga sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat pedesaan.

Dengan dimulainya kegiatan tanam padi seluas 700 hektare ini, diharapkan produksi padi di Kecamatan Lelea dapat meningkat secara signifikan dan memberikan kontribusi besar terhadap stok pangan Kabupaten Indramayu serta Provinsi Jawa Barat. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan petani diharapkan terus terjaga demi mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.

Posting Komentar