HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serka Rohman Pantau Harga Sembako di Pasar dan Toko Wilayah Haurgeulis, Harga Relatif Stabil


Indramayu — Dalam rangka memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis, Serka Rohman, melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako di Pasar Daerah Haurgeulis serta sejumlah kios dan toko sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jumat (23/1/2026). Kegiatan pemantauan tersebut dimulai pada pukul 09.30 WIB hingga selesai dan berlangsung dalam kondisi aman serta kondusif.

Pemantauan harga sembako ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD melalui Koramil, khususnya dalam mendukung pengendalian inflasi daerah dan menjaga daya beli masyarakat. Serka Rohman melakukan pengecekan langsung ke pasar tradisional dan toko grosir di sekitar Pasar Haurgeulis guna memperoleh data harga terbaru di tingkat pedagang.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejumlah komoditas bahan pokok terpantau dalam kondisi harga yang relatif stabil. Harga beras medium tercatat sebesar Rp13.500 per kilogram dan tidak mengalami perubahan. Harga minyak goreng berada pada kisaran Rp18.000 per kilogram, sementara jagung tercatat Rp10.000 per kilogram dan kedelai lokal Rp8.000 per kilogram, keduanya dalam kondisi harga tetap.

Untuk komoditas gula pasir, harga tercatat sebesar Rp18.000 per kilogram dan relatif stabil. Sementara itu, harga bawang merah terpantau mengalami penurunan, dari sebelumnya Rp45.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram. Harga bawang putih juga tercatat mengalami penurunan dari Rp40.000 per kilogram menjadi Rp37.000 per kilogram.

Komoditas telur ayam tercatat berada pada kisaran Rp27.000 per kilogram dan tidak mengalami perubahan. Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi tercatat Rp140.000 per kilogram dan daging ayam berada pada kisaran Rp34.000 per kilogram, keduanya dalam kondisi harga tetap.

Serka Rohman menjelaskan bahwa pemantauan harga sembako dilakukan secara berkala untuk mengetahui perkembangan harga di tingkat pasar serta memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendeteksi potensi kelangkaan stok bahan pokok di wilayah binaan.

“Kami melakukan pengecekan langsung ke pasar dan toko sembako untuk memastikan harga masih dalam batas wajar dan stok barang tersedia. Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga sembako relatif stabil, hanya bawang merah dan bawang putih yang mengalami penurunan,” ujar Serka Rohman di sela kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Rohman juga berdialog dengan pedagang grosir dan pengecer di sekitar Pasar Haurgeulis. Para pedagang menyampaikan bahwa ketersediaan stok bahan pokok saat ini masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat, meskipun terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas akibat faktor distribusi dan pasokan dari daerah produsen.

Serka Rohman mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan bahan pokok dan tetap menjual barang sesuai harga pasar. Ia juga mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kelangkaan barang di pasaran.

Komandan Koramil 1615/Haurgeulis melalui laporan yang disampaikan kepada Komandan Kodim 0616/Indramayu menyatakan bahwa kegiatan pemantauan harga sembako berjalan tertib dan aman. Data harga yang diperoleh di lapangan akan dijadikan bahan laporan serta koordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung upaya pengendalian harga di wilayah Kabupaten Indramayu.

Kegiatan pemantauan harga sembako oleh Babinsa merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan kehadiran aparat kewilayahan di tengah aktivitas ekonomi masyarakat, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dapat terjaga, sehingga daya beli masyarakat tetap stabil.

Ke depan, Koramil 1615/Haurgeulis berkomitmen untuk terus melaksanakan pemantauan harga sembako secara rutin sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat desa, serta pelaku usaha diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Haurgeulis dan sekitarnya.

Posting Komentar