HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serma Ahmad Sugito Dampingi Penyulaman Padi di Cibereng, Babinsa Terjun Langsung Lindungi Sawah dari Hama Tikus dan Keong Emas


Indramayu, 30 Januari 2026 – Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Babinsa Desa Cibereng Koramil 1613/Terisi, Serma Ahmad Sugito, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian berupa penyulaman tanaman padi yang mati akibat serangan hama tikus dan keong emas di lahan milik Bapak H. Jono seluas 0,5 hektare. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (30/1/2026) mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai di persawahan Blok Leng Maung, Desa Cibereng, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Pendampingan pertanian ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI AD melalui Kodim 0616/Indramayu, di mana Babinsa berperan aktif mendukung petani sejak masa tanam hingga panen. Penyulaman padi dilakukan untuk mengganti tanaman yang mati atau rusak akibat serangan hama, sehingga pertumbuhan tanaman tetap seragam dan potensi hasil panen dapat dipertahankan secara optimal.

Serma Ahmad Sugito turun langsung ke sawah bersama petani untuk melakukan penyulaman tanaman padi yang terdampak hama tikus dan keong emas. Kedua jenis hama ini dikenal sebagai ancaman serius bagi tanaman padi, terutama pada fase awal pertumbuhan. Jika tidak ditangani dengan cepat, serangan hama dapat menyebabkan penurunan produktivitas yang signifikan dan merugikan petani.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa tidak hanya membantu secara fisik di lapangan, tetapi juga memberikan motivasi dan edukasi kepada petani terkait pentingnya pengendalian hama secara terpadu. Ia mengingatkan agar petani secara rutin memantau kondisi tanaman, melakukan sanitasi lahan, serta menerapkan metode pengendalian hama yang ramah lingkungan.

“Kami mendampingi petani dalam penyulaman tanaman padi yang mati akibat hama tikus dan keong emas. Tujuannya agar pertumbuhan tanaman kembali merata dan hasil panen nanti tidak terganggu. Ini adalah bagian dari tugas kami sebagai Babinsa untuk membantu petani meningkatkan produksi,” ujar Serma Ahmad Sugito di sela kegiatan.

Pemilik lahan, Bapak H. Jono, mengapresiasi pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani memberikan semangat dan rasa aman dalam mengelola lahan pertanian. Ia berharap pendampingan seperti ini terus dilakukan secara rutin, terutama pada musim tanam yang rawan serangan hama.

“Kami merasa terbantu dengan adanya Babinsa yang turun langsung ke sawah. Serangan hama tikus dan keong emas memang sering menjadi masalah, tetapi dengan pendampingan ini kami lebih semangat untuk merawat tanaman,” ungkapnya.

Kegiatan pendampingan pertanian ini juga menjadi bagian dari sinergi antara TNI dan petani dalam mendukung program swasembada pangan. Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan nasional.

Pendampingan penyulaman padi di Desa Cibereng berlangsung dalam keadaan tertib, aman, dan lancar. Tidak terdapat kendala berarti selama kegiatan berlangsung. Para petani terlihat antusias mengikuti kegiatan dan menerima arahan yang diberikan oleh Babinsa.

Kegiatan ini sejalan dengan program Kodim 0616/Indramayu dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah teritorialnya. Melalui pendampingan pertanian, TNI AD berupaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.

Dengan adanya pendampingan penyulaman padi ini, diharapkan pertumbuhan tanaman padi di lahan seluas 0,5 hektare tersebut dapat kembali optimal dan menghasilkan panen yang maksimal. Sinergi antara TNI dan petani di Desa Cibereng menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, demi terwujudnya kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Indramayu.

Posting Komentar