Sertu Darjo Bergerak Cepat di Lokasi Bencana, Rumah Warga Bongas Roboh Tanpa Korban Jiwa
Indramayu, 17 Januari 2026 — Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan satu unit rumah warga roboh di wilayah Desa Margamulya, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (17/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di Blok Bunut RT 09 RW 02.
Rumah yang roboh diketahui milik dua warga lanjut usia, yakni Bapak Barhawi (70), seorang wiraswasta, dan Ibu Tasirah (65), seorang petani. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, namun kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp30 juta.
Babinsa Desa Margamulya, Sertu Darjo, langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) bersama aparat desa setempat. Turut hadir dalam pengecekan tersebut Kuwu Desa Margamulya Abdul Hadi, Ketua RT 09 Danusi, serta Bambang Endi S selaku perangkat Desa Margamulya.
Menurut keterangan di lapangan, hujan deras yang mengguyur wilayah Bongas sejak siang hari disertai angin kencang menyebabkan struktur bangunan rumah tidak mampu bertahan, sehingga sebagian besar bangunan ambruk. Kondisi rumah yang sudah tua diduga turut memperparah dampak kerusakan.
“Untuk korban jiwa nihil, namun kerusakan bangunan cukup parah dan tidak bisa ditempati sementara waktu,” ujar Sertu Darjo saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Sebagai langkah penanganan awal, aparat desa bersama warga sekitar langsung melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing bangunan dan mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Pamong desa juga melakukan pendataan kerusakan untuk selanjutnya dilaporkan kepada pihak terkait guna mendapatkan bantuan penanganan lanjutan.
Kuwu Desa Margamulya, Abdul Hadi, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya di musim penghujan yang disertai angin kencang. Ia juga mengingatkan warga untuk memperkuat struktur bangunan rumah serta segera melaporkan apabila terjadi kejadian serupa di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap masyarakat tetap waspada, karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Jika ada rumah yang rawan roboh, segera laporkan agar bisa dilakukan langkah antisipasi,” ujarnya.
Kegiatan pengecekan dan penanganan awal berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Aparat kewilayahan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk memastikan keselamatan warga serta meminimalisir dampak bencana di wilayah Kecamatan Bongas.
