HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

TNI Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Indramayu, Ribuan Pelajar Terima Menu Sehat di Sliyeg


Indramayu — Komitmen TNI dalam mendukung program strategis nasional di bidang gizi dan kesehatan kembali diwujudkan di Kabupaten Indramayu. Pada Rabu (28/1/2026), jajaran Kodim 0616/Indramayu melaksanakan monitoring kegiatan pelayanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekaligus pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar di wilayah Kecamatan Sliyeg.

Kegiatan tersebut dipusatkan di SPPG Indramayu yang berlokasi di Desa Tambi Lor 2, Kecamatan Sliyeg. Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pendampingan program pemenuhan gizi yang menyasar pelajar, guna memastikan distribusi berjalan aman, tepat sasaran, dan sesuai standar kualitas pangan.

Dalam pelaksanaan kegiatan memasak dan pendistribusian MBG, tim SPPG menyiapkan menu makan sehat yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah. Menu yang disajikan terdiri dari kentang rebus, siomay, kol rebus, tahu putih kukus, bumbu kacang, serta buah jeruk sebagai sumber vitamin tambahan. Kombinasi menu ini diharapkan mampu memberikan asupan karbohidrat, protein, serat, serta vitamin yang seimbang bagi para pelajar.

Kegiatan ini didukung oleh personel gabungan, dengan kekuatan personel pendukung sebanyak 50 orang, terdiri dari tiga personel Badan Gizi Nasional (BGN) dan 47 tenaga pekerja dapur. Untuk mendukung kelancaran distribusi, disiagakan dua unit kendaraan pengangkut, yakni satu unit Daihatsu Grandmax dan satu unit Suzuki Carry, yang digunakan untuk mendistribusikan makanan ke sekolah-sekolah sasaran.

Pada hari pelaksanaan, program Makan Bergizi Gratis menyasar total 3.295 porsi untuk pelajar di wilayah Kecamatan Sliyeg. Rinciannya meliputi 525 porsi untuk siswa PAUD dan TK, 1.695 porsi untuk siswa SD dan sederajat, 590 porsi untuk siswa SMP dan sederajat, serta 138 porsi untuk siswa SMA dan SMK. Distribusi dilakukan secara terkoordinasi untuk memastikan setiap sekolah menerima porsi sesuai jumlah siswa yang terdaftar.

Sementara itu, untuk sasaran kelompok rentan seperti ibu menyusui (busui), ibu hamil (bumil), anak balita, dan kader kesehatan, pada hari tersebut belum dilakukan pendistribusian, sehingga tercatat nol porsi. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi dan perencanaan lanjutan dalam rangka optimalisasi cakupan program MBG di wilayah Kodim 0616/Indramayu.

Monitoring yang dilakukan oleh jajaran Kodim bertujuan memastikan seluruh tahapan kegiatan, mulai dari pengolahan makanan, pengemasan, hingga distribusi, berjalan sesuai prosedur dan standar keamanan pangan. Selain itu, kehadiran aparat TNI juga menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam upaya menekan angka stunting, meningkatkan konsentrasi belajar siswa, serta mendukung tumbuh kembang anak usia sekolah. Keterlibatan TNI dalam program ini menunjukkan peran aktif institusi pertahanan negara dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di tingkat daerah.

Dari hasil monitoring di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan memasak dan pendistribusian berjalan tertib, aman, dan lancar. Tidak ditemukan kendala berarti dalam proses pengolahan maupun distribusi makanan. Koordinasi antara petugas SPPG, tenaga dapur, serta pihak sekolah berlangsung dengan baik sehingga program dapat terlaksana sesuai rencana.

Kodim 0616/Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawal program-program strategis pemerintah, khususnya yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Monitoring rutin akan terus dilakukan guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas program Makan Bergizi Gratis di wilayah Indramayu.

Dengan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan program pemenuhan gizi ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup dan masa depan generasi muda Indramayu.

Posting Komentar