Babinsa Koptu Apih Santosa Turun ke Desa, Ajak Warga Sumbermulya Siaga Hadapi Ancaman Bencana Musim Penghujan
Indramayu – Peran aktif TNI Angkatan Darat dalam menjaga keselamatan dan ketahanan masyarakat di wilayah terus ditunjukkan melalui pendekatan humanis dan komunikasi sosial. Hal tersebut terlihat dari kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang dilaksanakan oleh Babinsa Desa Sumbermulya, Koptu Apih Santosa, dalam rangka mengantisipasi potensi bencana alam di musim penghujan.
Kegiatan Komsos tersebut berlangsung pada Minggu, 4 Februari 2026, mulai pukul 09.10 WIB hingga selesai, bertempat di Blok Cinini RT 013 RW 007, Desa Sumbermulya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem.
Dalam kegiatan tersebut, Koptu Apih Santosa berinteraksi langsung dengan warga dan perangkat lingkungan setempat. Hadir dalam kegiatan itu antara lain RW Omo Sutomo, RT Karwita, serta sejumlah warga yakni Supriatno, Rustadi, dan Tarmin. Suasana dialog berlangsung santai namun penuh makna, mencerminkan kedekatan Babinsa dengan masyarakat binaannya.
Koptu Apih Santosa menegaskan bahwa musim penghujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang berpotensi menimbulkan berbagai bencana, seperti banjir, pohon tumbang, hingga gangguan keselamatan di lingkungan permukiman maupun area persawahan. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kepedulian terhadap kondisi sekitar.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Dengan kewaspadaan bersama dan komunikasi yang baik, potensi bencana bisa diminimalisir sejak dini,” ujar Koptu Apih Santosa di hadapan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sebagai bagian dari ketahanan wilayah. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif akan memudahkan penanganan apabila terjadi keadaan darurat akibat cuaca ekstrem.
Selain itu, Koptu Apih Santosa secara tegas menghimbau warga agar tidak menggunakan aliran listrik atau setrum untuk membasmi hama tikus di area persawahan. Praktik tersebut dinilai sangat berbahaya dan berisiko menimbulkan korban jiwa, baik bagi pelaku maupun orang lain yang melintas di sekitar sawah.
“Penggunaan setrum untuk membasmi hama sangat berbahaya. Kami minta masyarakat menghentikan cara tersebut karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.
Tak hanya soal bencana alam dan keselamatan, Babinsa juga mengajak warga untuk proaktif melaporkan apabila terdapat hal-hal yang mencurigakan atau kejadian menonjol di lingkungan. Ia menekankan pentingnya koordinasi cepat antara masyarakat dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas guna menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.
Para warga yang hadir menyambut baik kegiatan Komsos tersebut. Mereka mengaku merasa diperhatikan dan terbantu dengan arahan langsung dari Babinsa, terutama terkait langkah-langkah pencegahan bencana dan keselamatan di musim penghujan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Komsos ini menjadi bukti nyata peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah teritorial, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran masyarakat terhadap keselamatan dan kesiapsiagaan bencana.
Melalui kegiatan seperti ini, Koptu Apih Santosa kembali menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar simbol, melainkan mitra strategis rakyat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman bencana alam di musim penghujan.
