Babinsa Serka Rohman Pantau Harga Sembako di Pasar Haurgeulis, Pastikan Stabilitas Kebutuhan Warga
Indramayu – Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis, Serka Rohman, melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Senin (2/2/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan kepedulian TNI AD terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar dan kios sembako desa binaan.
Pemantauan dilaksanakan sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan menyasar kios dan toko sembako yang berada di wilayah Pasar Daerah Haurgeulis. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung perkembangan harga sembako di tingkat pedagang, sekaligus memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok bagi masyarakat tetap aman.
Serka Rohman menyampaikan bahwa pemantauan harga sembako merupakan kegiatan rutin Babinsa sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial. Dengan turun langsung ke lapangan, Babinsa dapat mengetahui kondisi riil di masyarakat, khususnya terkait fluktuasi harga bahan pokok yang berpengaruh langsung terhadap daya beli warga.
“Pemantauan ini penting untuk mengetahui perkembangan harga sembako sekaligus mencegah adanya lonjakan harga yang tidak wajar. Dengan kehadiran Babinsa di pasar, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat,” ujar Serka Rohman di sela-sela kegiatan.
Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras medium mengalami penurunan. Sebelumnya berada di kisaran Rp13.200 per kilogram, kini turun menjadi Rp13.000 per kilogram. Penurunan harga ini disambut positif oleh masyarakat, mengingat beras merupakan kebutuhan pokok utama.
Sementara itu, harga minyak goreng tercatat stabil di angka Rp17.000 per kilogram. Harga jagung juga tidak mengalami perubahan, masih berada di kisaran Rp13.000 per kilogram. Begitu pula kedelai lokal yang tetap dijual dengan harga Rp10.000 per kilogram.
Namun demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Gula pasir mengalami kenaikan dari Rp17.000 menjadi Rp17.500 per kilogram. Telur ayam juga mengalami kenaikan harga, meskipun masih dalam batas wajar sesuai kondisi pasar.
Di sisi lain, harga bawang merah mengalami penurunan cukup signifikan, dari sebelumnya Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Penurunan ini dinilai dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan ibu rumah tangga. Harga bawang putih terpantau stabil di angka Rp40.000 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi masih stabil di kisaran Rp140.000 per kilogram. Sementara daging ayam mengalami penurunan dari Rp37.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, yang diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat terhadap kebutuhan protein.
Serka Rohman menambahkan bahwa secara umum kondisi pasar di wilayah Haurgeulis terpantau normal. Ketersediaan sembako mencukupi dan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan barang oleh pedagang. Para pedagang juga menyambut baik kehadiran Babinsa yang melakukan pemantauan secara humanis dan persuasif.
“Selama kegiatan berlangsung, situasi aman dan kondusif. Kami juga berkomunikasi langsung dengan pedagang untuk mengetahui kendala yang mereka hadapi,” tambahnya.
Kegiatan pemantauan harga sembako ini merupakan wujud sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di wilayah. Melalui peran Babinsa di lapangan, diharapkan kondisi sosial ekonomi masyarakat tetap terjaga, khususnya menjelang berbagai kebutuhan penting masyarakat.
Dengan adanya pemantauan rutin seperti ini, Koramil 1615/Haurgeulis berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pengawasan, pendampingan, serta rasa aman bagi warga Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.
