Babinsa Serma Sarwika Turun ke Sawah, TNI Kawal Tanam Perdana Padi Musim Rendeng di Indramayu
Indramayu – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan secara nyata di wilayah pedesaan. Babinsa Koramil 1607/Sliyeg, Serma Sarwika, turun langsung ke sawah mendampingi para petani dalam kegiatan penanaman padi musim rendeng tanam pertama di Desa Sliyeg Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Senin (2/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlokasi di Blok Buyut Seniba, salah satu sentra pertanian produktif di wilayah Sliyeg. Pendampingan ini menjadi bagian dari peran aktif TNI AD melalui aparat teritorial dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian, khususnya dalam menjaga stabilitas produksi padi sebagai komoditas strategis nasional.
Serma Sarwika terlihat menyatu dengan para petani, ikut menyusuri pematang sawah dan berdialog langsung terkait kondisi lahan, ketersediaan air, hingga kesiapan masa tanam. Kehadiran Babinsa di tengah sawah bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat, khususnya petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan.
“Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan motivasi serta memastikan proses tanam berjalan lancar sesuai jadwal. Kami ingin petani merasa didampingi dan tidak berjalan sendiri,” ujar Serma Sarwika di sela kegiatan.
Kegiatan pendampingan tanam padi ini turut dihadiri oleh Raksabumi Desa Sliyeg Lor, Bapak Suwendi, serta dua orang petani setempat, Bapak Runedi dan Bapak Ratam. Mereka bersama-sama melaksanakan tanam perdana musim rendeng dengan penuh semangat, menyambut musim tanam yang diharapkan membawa hasil panen melimpah.
Raksabumi Desa Sliyeg Lor, Suwendi, mengapresiasi peran Babinsa yang selama ini aktif mendampingi petani. Menurutnya, kehadiran TNI di sektor pertanian memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan diri petani dalam mengelola lahan.
“Kami merasa sangat terbantu. Babinsa tidak hanya hadir saat tanam, tetapi juga sering memberikan arahan dan semangat kepada petani,” ujarnya.
Indramayu sendiri dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional. Oleh karena itu, keberhasilan musim tanam rendeng memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan beras, baik di tingkat daerah maupun nasional. Pendampingan yang dilakukan Babinsa Koramil 1607/Sliyeg menjadi salah satu upaya konkret dalam meminimalkan kendala di lapangan, mulai dari teknis penanaman hingga koordinasi antar pemangku kepentingan.
Kegiatan pendampingan penanaman padi tersebut berlangsung hingga pukul 09.30 WIB dan berakhir dalam keadaan tertib, lancar, dan aman. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti.
Langkah yang dilakukan Serma Sarwika ini sejalan dengan instruksi komando atas agar aparat kewilayahan terus hadir dan berperan aktif dalam membantu masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, Babinsa juga diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan di desa, termasuk di sektor pertanian.
Dengan dimulainya tanam pertama musim rendeng ini, para petani Desa Sliyeg Lor berharap cuaca mendukung dan hasil panen ke depan dapat meningkat. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan petani menjadi kunci utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa Koramil 1607/Sliyeg membuktikan bahwa TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir di tengah rakyat, bekerja bersama, dan berjuang demi kesejahteraan masyarakat.
