Koptu Warmin Dampingi Program LTT Padi di Desa Langgengsari Lelea Indramayu
Indramayu – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 1612/Lelea, Koptu Warmin, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian Luas Tambah Tanam (LTT) padi di wilayah Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Senin (2/2/2026).
Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di area persawahan Blok Pertamina, Desa Langgengsari. Pendampingan dilakukan terhadap lahan pertanian milik Tarjo, seorang petani setempat, dengan luas tanam mencapai 700 bata. Jenis padi yang ditanam merupakan varietas Kebo/Inpara yang dikenal memiliki ketahanan dan produktivitas yang baik.
Koptu Warmin menjelaskan bahwa pendampingan LTT padi ini merupakan bagian dari peran aktif TNI AD, khususnya Babinsa, dalam mendukung keberhasilan Musim Tanam I (MT I) di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani diharapkan mampu memberikan motivasi serta membantu kelancaran proses tanam di lapangan.
“Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses tanam berjalan dengan baik, sekaligus memberikan semangat kepada petani agar tetap produktif dan optimal dalam mengelola lahan pertanian,” ujar Koptu Warmin di sela kegiatan.
Program Luas Tambah Tanam (LTT) sendiri merupakan salah satu upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan luas tanam padi guna menjaga ketersediaan beras nasional. Kabupaten Indramayu sebagai salah satu lumbung padi nasional memiliki peran penting dalam mendukung program tersebut, sehingga keterlibatan berbagai pihak, termasuk TNI, menjadi sangat diperlukan.
Dalam pelaksanaan pendampingan, Koptu Warmin turut membantu petani sejak tahap persiapan lahan hingga proses penanaman. Selain itu, Babinsa juga berkoordinasi dengan petani terkait penggunaan varietas padi yang sesuai dengan kondisi lahan serta pola tanam yang dianjurkan guna meningkatkan hasil panen.
Tarjo, pemilik lahan, mengapresiasi pendampingan yang dilakukan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan rasa aman dan menambah semangat petani dalam mengolah sawah, terutama pada awal musim tanam yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental.
“Kami merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari Babinsa. Selain memberi motivasi, juga ikut terjun langsung ke sawah sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan,” ungkap Tarjo.
Koptu Warmin menambahkan bahwa pendampingan pertanian tidak hanya sebatas membantu secara fisik, tetapi juga menjadi sarana komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Babinsa dapat mengetahui secara langsung kendala yang dihadapi petani, seperti ketersediaan air, pupuk, maupun faktor cuaca.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi persawahan terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Proses tanam padi berjalan lancar sesuai rencana, tanpa kendala berarti. Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara Babinsa dan masyarakat petani di Desa Langgengsari.
Kegiatan pendampingan LTT padi ini sejalan dengan komitmen Kodim 0616/Indramayu dalam mendukung program swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah. Melalui peran aktif Babinsa di lapangan, diharapkan produktivitas pertanian di Kecamatan Lelea dapat terus meningkat.
Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan, Koramil 1612/Lelea optimistis bahwa para petani akan semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertanian. Hal ini sekaligus menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
