HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pelda Eryana Kawal Luas Tambah Tanam Padi di Rajasinga, TNI Gaspol Percepat Musim Tanam 2026 di Indramayu


Indramayu – Upaya percepatan Musim Tanam (MT) I Tahun 2026 di Kabupaten Indramayu terus mendapat dukungan penuh dari TNI Angkatan Darat. Hal tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Pendampingan Pertanian Luas Tambah Tanam (LTT) Padi yang dilaksanakan oleh Pelda Eryana, anggota Koramil 1613/Terisi, di wilayah Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan pendampingan tersebut dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di area persawahan Desa Rajasinga. Pelda Eryana turun langsung ke sawah untuk memastikan proses tanam padi berjalan sesuai rencana sebagai bagian dari strategi percepatan tanam pada awal tahun 2026.

Pendampingan LTT ini merupakan bentuk nyata keterlibatan TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Indramayu yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi Jawa Barat. Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi faktor penting dalam mendorong semangat petani serta memastikan kegiatan pertanian berjalan aman dan lancar.

Pelda Eryana menyampaikan bahwa percepatan tanam menjadi kunci utama dalam menjaga produktivitas pertanian dan stabilitas ketersediaan pangan. Dengan memanfaatkan kondisi lahan dan ketersediaan air yang ada, diharapkan target tanam pada Musim Tanam I Tahun 2026 dapat tercapai sesuai rencana.

“Kami dari TNI, khususnya Babinsa, hadir untuk mendampingi para petani agar proses tanam berjalan optimal. Ini bagian dari komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani,” ujar Pelda Eryana di sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, Pelda Eryana tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berkomunikasi langsung dengan petani setempat. Diskusi ringan dilakukan untuk mengetahui kendala yang dihadapi petani, mulai dari kesiapan lahan, kondisi irigasi, hingga jadwal tanam yang tepat agar hasil produksi dapat maksimal.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa ini disambut positif oleh para petani Desa Rajasinga. Mereka mengaku terbantu dengan adanya perhatian dan dukungan langsung dari TNI, yang selama ini aktif mendampingi sektor pertanian dari proses tanam hingga panen.

Salah satu petani menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa memberikan rasa aman sekaligus motivasi tersendiri. “Kami merasa tidak sendiri. Babinsa selalu hadir dan membantu kami di lapangan,” ungkapnya.

Program LTT padi sendiri merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah untuk meningkatkan luas tanam dan produksi padi nasional. Di tingkat daerah, peran Babinsa sangat vital sebagai penggerak dan pendamping petani agar program tersebut dapat berjalan efektif hingga ke tingkat desa.

Melalui kegiatan pendampingan ini, TNI AD kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan, khususnya di sektor pertanian. Sinergi antara TNI, petani, dan pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Selama kegiatan pendampingan LTT padi berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak terdapat kendala berarti di lapangan, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.

Dengan adanya pendampingan langsung dari Pelda Eryana, diharapkan percepatan Musim Tanam I Tahun 2026 di Kecamatan Terisi dapat tercapai secara optimal. Desa Rajasinga pun diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi padi Kabupaten Indramayu, sekaligus memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu sentra pangan utama di Jawa Barat.

Posting Komentar