HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serka Darsono Turun ke Sawah Sigedang, Kawal Penanaman Padi Demi Ketahanan Pangan Nasional di Indramayu


Indramayu – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan secara nyata hingga ke tingkat desa. Hal tersebut terlihat melalui kegiatan monitor pendampingan pertanian penanaman padi sawah yang dilaksanakan oleh Serka Darsono, anggota Koramil 1607/Sliyeg, di wilayah Desa Longok, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di persawahan Blok Sigedang, Desa Longok. Serka Darsono turun langsung ke lahan pertanian milik Rohkim, seorang petani setempat yang mengelola sawah seluas kurang lebih 300 bata.

Pendampingan ini difokuskan pada proses pengolahan lahan serta pembibitan benih padi, sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan tanam dan menjaga keberlanjutan produksi padi di wilayah Sliyeg. Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi bentuk nyata dukungan TNI terhadap para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan.

Serka Darsono menyampaikan bahwa pendampingan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD. Melalui kegiatan ini, Babinsa dapat memastikan aktivitas pertanian berjalan sesuai rencana sekaligus memberikan motivasi dan rasa aman kepada para petani.

“Ketahanan pangan nasional berawal dari sawah-sawah di desa. Kehadiran kami di sini untuk mendampingi petani agar proses tanam berjalan lancar dan hasilnya maksimal,” ujar Serka Darsono di sela kegiatan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Serka Darsono tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para petani. Diskusi dilakukan terkait kesiapan lahan, kualitas benih padi, serta kondisi lingkungan persawahan. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu petani mengantisipasi kendala sejak dini.

Kegiatan pendampingan ini turut dihadiri oleh Rohkim, pemilik lahan, serta sekitar delapan orang petani Desa Longok lainnya. Para petani menyambut positif kehadiran Babinsa yang secara konsisten mendampingi kegiatan pertanian di wilayah mereka.

Rohkim mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan dari TNI, khususnya Babinsa. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan memberikan semangat dan keyakinan bagi petani dalam mengolah lahan pertanian.

“Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, kami merasa lebih diperhatikan dan termotivasi. Ini sangat membantu kami sebagai petani,” ungkapnya.

Program pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari sinergi antara TNI, petani, dan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Di daerah agraris seperti Indramayu, peran Babinsa menjadi sangat strategis dalam mendorong peningkatan produksi padi serta kesejahteraan petani.

Selain mendukung proses tanam, kegiatan monitoring ini juga bertujuan memastikan kondisi wilayah persawahan tetap aman dan kondusif. Babinsa mengingatkan para petani untuk tetap menjaga keselamatan kerja di sawah serta memperhatikan kondisi cuaca yang dapat memengaruhi aktivitas pertanian.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan pendampingan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Melalui kegiatan ini, Serka Darsono kembali menegaskan bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan, khususnya di sektor pertanian. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan hasil produksi padi di Desa Longok dapat meningkat dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional.

Posting Komentar