Serma Sanudin Laksanakan Monitoring Harga Bahan Pokok di Pasar Terisi Indramayu
Indramayu – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1613/Terisi, Serma Sanudin, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembako di Pasar Terisi, Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Senin (2/2/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah kios dan lapak pedagang bahan pokok di pasar tradisional. Langkah ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang relatif stabil.
Serma Sanudin menyampaikan bahwa pemantauan harga bahan pokok dilakukan secara rutin guna mengetahui perkembangan harga di tingkat pedagang serta mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat. Kehadiran Babinsa di pasar juga menjadi sarana komunikasi langsung dengan pedagang dan warga.
“Monitoring ini bertujuan untuk mengetahui kondisi riil harga sembako di pasar, sekaligus sebagai upaya deteksi dini apabila terjadi kenaikan harga yang signifikan atau kelangkaan barang,” ujar Serma Sanudin saat ditemui di lokasi kegiatan.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, harga beras di Pasar Terisi terpantau berada di angka Rp13.000 per kilogram. Harga minyak goreng (migor) tercatat Rp16.000 per kilogram, sementara telur ayam dijual dengan harga Rp30.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan sesuai dengan kondisi pasar saat ini.
Untuk komoditas cabai, harga cabai rawit hijau terpantau cukup tinggi, yakni mencapai Rp80.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah berada di kisaran Rp32.000 per kilogram. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor pasokan dari daerah penghasil serta cuaca yang berdampak pada hasil panen.
Harga gula putih tercatat Rp18.000 per kilogram. Sedangkan harga bawang merah berada di angka Rp36.000 per kilogram dan bawang putih Rp38.000 per kilogram. Kedua komoditas tersebut masih tersedia cukup di pasar dan tidak ditemukan adanya kelangkaan.
Sementara itu, untuk kebutuhan protein hewani, harga daging ayam terpantau Rp37.000 per kilogram dan daging sapi mencapai Rp145.000 per kilogram. Para pedagang menyampaikan bahwa pasokan daging masih lancar meskipun terdapat fluktuasi harga mengikuti kondisi distribusi dan permintaan pasar.
Serma Sanudin menambahkan bahwa selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi pasar dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya praktik penimbunan barang maupun keluhan signifikan dari pedagang maupun pembeli.
“Kami juga mengimbau kepada para pedagang agar tidak menaikkan harga secara sepihak dan tetap menjaga ketersediaan barang. Kepada masyarakat, kami harapkan tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Kegiatan monitoring harga bahan pokok ini merupakan bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di wilayah. Melalui peran aktif Babinsa, TNI hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman serta memastikan roda perekonomian di tingkat bawah berjalan dengan baik.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, Koramil 1613/Terisi berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pendampingan di wilayah binaan. Diharapkan, stabilitas harga bahan pokok di Kecamatan Terisi dapat terus terjaga sehingga kebutuhan masyarakat sehari-hari dapat terpenuhi secara optimal.
