Babinsa Koramil 1612/Lelea Kawal Pengukuhan RT-RW dan Lahirnya Koperasi Desa Merah Putih, Warga Telagasari Sambut Era Baru Pembangunan
Indramayu – Langkah besar pembangunan desa kembali dimulai dari tingkat akar rumput. Pemerintah Desa Telagasari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu resmi menggelar pengukuhan Ketua RT dan RW sekaligus Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) terkait pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Rabu malam (4/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Telagasari tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Kehadiran aparat kewilayahan, termasuk perwakilan Koramil 1612/Lelea melalui Babinsa Serda Yusup, turut memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Acara dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dengan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Suasana musyawarah berlangsung dinamis namun penuh semangat kebersamaan, mencerminkan partisipasi aktif warga dalam menentukan arah pembangunan desa.
Kuwu Desa Telagasari, H. Surnata, selaku penanggung jawab kegiatan menegaskan bahwa pengukuhan RT dan RW menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan masyarakat di tingkat lingkungan.
“RT dan RW adalah ujung tombak pemerintahan desa. Dengan kepengurusan yang baru, kami berharap pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal dan pembangunan desa berjalan lebih efektif,” ujarnya dalam sambutan.
Selain pengukuhan perangkat lingkungan, agenda utama Musyawarah Desa Khusus membahas rencana pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih, yang diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi warga sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat.
Musyawarah tersebut menghasilkan keputusan strategis terkait penyediaan lahan pembangunan koperasi. Berdasarkan hasil kesepakatan bersama, lahan titisara desa seluas sekitar 7.000 meter persegi akan ditukar dengan lahan pribadi seluas 1.350 meter persegi sebagai lokasi pembangunan koperasi.
Keputusan tersebut disepakati melalui mekanisme musyawarah yang melibatkan berbagai unsur desa, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pendamping desa.
Ketua BPD Desa Telagasari, Wahid S.Pd, menyampaikan bahwa keputusan yang diambil telah melalui pertimbangan matang demi kepentingan jangka panjang masyarakat.
“Kami memastikan semua proses berjalan transparan dan berdasarkan kesepakatan bersama demi kemajuan desa,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Lelea Baman S.Pd, perwakilan Kapolsek Lelea Aipda Rizal, pendamping desa Terisna, para pamong desa, serta masyarakat Desa Telagasari yang mengikuti jalannya musyawarah hingga selesai.
Peran Babinsa Koramil 1612/Lelea dalam kegiatan ini mendapat perhatian warga. Kehadiran Serda Yusup dinilai memberikan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam setiap proses pembangunan desa.
Sebagai aparat teritorial, Babinsa memiliki tugas mendampingi serta mengawal kegiatan masyarakat agar berjalan sesuai aturan dan tetap menjaga stabilitas wilayah.
Warga yang hadir menyambut positif rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Mereka berharap koperasi tersebut nantinya mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan perputaran ekonomi lokal, serta membantu kesejahteraan masyarakat desa.
“Kami berharap koperasi ini bisa membantu warga, terutama dalam usaha kecil dan kebutuhan ekonomi sehari-hari,” ungkap salah satu warga yang mengikuti musyawarah.
Kegiatan pengukuhan dan musyawarah desa berakhir sekitar pukul 22.30 WIB. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif berkat koordinasi yang baik antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat.
Momentum ini menjadi penanda bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada program pemerintah semata, tetapi juga lahir dari kesepakatan bersama masyarakat. Dengan pengurus lingkungan yang baru dan rencana koperasi desa yang mulai digagas, Telagasari kini bersiap memasuki babak baru pembangunan berbasis partisipasi warga.
Peran aktif Babinsa dalam mengawal kegiatan tersebut kembali menegaskan komitmen TNI hadir di tengah masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kemajuan desa sebagai fondasi ketahanan nasional.
