Danramil Kapten Arh Suhermanto Pimpin Tarling Forkopimcam Lelea, Ratusan Jamaah Padati Masjid Ashabul Kahfi
Indramayu – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lelea untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang digelar di Masjid Ashabul Kahfi, Desa Pengauban, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Rabu (4/3/2026) malam.
Kegiatan yang dipimpin langsung Danramil 1612/Lelea Kapten Arh Suhermanto tersebut berlangsung penuh khidmat dan dihadiri ratusan jamaah. Selain menjadi ajang ibadah bersama, Tarling juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara aparat pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat desa.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 18.00 WIB dengan acara buka puasa bersama Forkopimcam Lelea yang diikuti unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan, serta perangkat desa. Suasana kebersamaan terasa hangat ketika para pejabat dan warga duduk bersama menikmati hidangan berbuka sederhana sebelum melaksanakan ibadah malam.
Camat Lelea Atang Suwandi, S.STP., M.Si., hadir bersama rombongan pemerintah kecamatan, didampingi Kapolsek Lelea AKP Heryanto, S.H., Kuwu Desa Pengauban Daya, pamong desa, serta sekitar 150 jamaah yang memenuhi masjid hingga halaman luar.
Dalam kegiatan tersebut, peran Danramil 1612/Lelea Kapten Arh Suhermanto terlihat menonjol. Selain mengikuti rangkaian ibadah, ia juga aktif berinteraksi dengan masyarakat dan tokoh agama setempat, menunjukkan kedekatan aparat TNI dengan warga binaannya.
Kapten Suhermanto menegaskan bahwa kegiatan Tarawih Keliling merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi sosial antara aparat dan masyarakat.
“Melalui Tarling, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kebersamaan selama bulan Ramadhan,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk membangun hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.
Kegiatan Tarling diawali dengan shalat Isya berjamaah, dilanjutkan shalat Tarawih bersama yang berlangsung khusyuk. Antusiasme warga terlihat tinggi, terbukti dari banyaknya jamaah yang hadir dari berbagai blok di Desa Pengauban.
Kuwu Desa Pengauban, Daya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Forkopimcam Lelea yang memilih desanya sebagai lokasi kegiatan Tarling.
“Kami merasa bangga karena pemerintah kecamatan bersama TNI dan Polri hadir langsung di desa kami. Ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin meningkatkan ibadah dan menjaga kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, Camat Lelea Atang Suwandi menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan dan Tarling menjadi agenda rutin pemerintah kecamatan sebagai bentuk pelayanan sosial sekaligus pendekatan humanis kepada masyarakat.
Ia menilai sinergitas antara pemerintah, TNI, dan Polri merupakan kunci utama terciptanya stabilitas wilayah, terutama selama bulan Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hari.
Kehadiran aparat keamanan dalam kegiatan keagamaan juga memberikan rasa aman bagi masyarakat. Jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap gangguan keamanan.
Sejumlah warga mengaku senang dengan kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan bertemu langsung dengan unsur pimpinan kecamatan dan aparat keamanan dalam suasana santai dan religius.
“Jarang bisa shalat bersama langsung dengan bapak-bapak pimpinan. Ini membuat kami merasa lebih dekat,” ujar salah seorang jamaah.
Kegiatan Tarawih Keliling Forkopimcam Lelea berakhir dalam suasana tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Koordinasi yang baik antara panitia masjid, pemerintah desa, serta aparat TNI-Polri membuat seluruh rangkaian acara berjalan lancar hingga selesai.
Melalui kegiatan ini, Danramil 1612/Lelea kembali menunjukkan peran strategis TNI sebagai aparat teritorial yang tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga aktif membangun kedekatan sosial dan spiritual bersama masyarakat.
Ramadhan pun menjadi momentum memperkuat persatuan, di mana aparat dan warga berjalan berdampingan dalam semangat ibadah dan kebersamaan demi terciptanya wilayah yang harmonis dan kondusif.
