HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serda Ikram Duwila Laksanakan Pengamanan Jalur Mudik Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Rest Area KM 130 Tol Cipali


Indramayu – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi, anggota Koramil 1615/Haurgeulis Kodim 0616/Indramayu melaksanakan kegiatan pengamanan jalur angkutan dalam Operasi Ketupat Lodaya di Rest Area KM 130 Tol Cipali, tepatnya di Blok Parabon, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan pengamanan tersebut dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta tenaga kesehatan yang bersiaga untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan tol yang melintas maupun yang beristirahat di rest area tersebut.

Anggota Koramil 1615/Haurgeulis yang bertugas dalam kegiatan pengamanan tersebut adalah Serda Ikram Duwila. Kehadirannya sebagai aparat kewilayahan bertujuan untuk membantu menjaga situasi tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

Operasi Ketupat Lodaya sendiri merupakan kegiatan pengamanan terpadu yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri. Operasi ini melibatkan berbagai instansi guna memastikan arus lalu lintas berjalan lancar serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa mudik.

Dalam pelaksanaan pengamanan di Rest Area KM 130 Tol Cipali, personel TNI bekerja sama dengan jajaran Polres Indramayu yang dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) IPTU Sutarko bersama 15 anggota kepolisian. Sinergitas antara TNI dan Polri tersebut menjadi kunci penting dalam menjaga keamanan wilayah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain unsur TNI dan Polri, kegiatan pengamanan juga didukung oleh tenaga kesehatan yang turut disiagakan untuk memberikan pelayanan medis kepada para pemudik. Tenaga kesehatan yang bertugas dalam kegiatan tersebut antara lain Ibu Asih A.md Keb, Ibu Rifani, serta Bapak Sahidin A.md Kep.

Keberadaan tenaga kesehatan di lokasi rest area menjadi bagian penting dalam Operasi Ketupat Lodaya, terutama untuk memberikan pertolongan pertama kepada pemudik yang mengalami gangguan kesehatan akibat kelelahan selama perjalanan jauh.

Serda Ikram Duwila mengatakan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk dukungan TNI dalam membantu aparat kepolisian serta instansi terkait guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya arus mudik Lebaran.

“Kami bersama unsur pengamanan lainnya melaksanakan pemantauan dan pengamanan di rest area guna memastikan para pemudik dapat beristirahat dengan aman dan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Selain melakukan pengamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar tetap berhati-hati selama perjalanan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah. Hal tersebut penting guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas selama arus mudik berlangsung.

Rest Area KM 130 Tol Cipali sendiri merupakan salah satu titik strategis yang cukup ramai disinggahi para pemudik yang melintas di jalur tol tersebut. Oleh karena itu, pengamanan di lokasi ini dilakukan secara maksimal guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi.

Selama pelaksanaan kegiatan pengamanan berlangsung, situasi di Rest Area KM 130 Tol Cipali terpantau aman, tertib, dan lancar. Aktivitas masyarakat yang singgah di lokasi tersebut berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan yang berarti.

Dengan adanya sinergi antara TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 ini, diharapkan arus mudik dan arus balik Lebaran dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan.

Kegiatan pengamanan di wilayah Rest Area KM 130 Tol Cipali tersebut juga menjadi bagian dari komitmen aparat keamanan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jauh menuju kampung halaman.

Posting Komentar