HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Peran Aktif Babinsa Warnai Upacara Otonomi Daerah ke-30 di Gantar, Sinergi Lintas Sektor Menguat


Indramayu — Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX tahun 2026 tingkat Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Gantar, Senin (27/10/2025), menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pembangunan antarlevel pemerintahan.

Upacara yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut diikuti sekitar 90 peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan lembaga di wilayah Kecamatan Gantar. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar hingga selesai.

Bertindak sebagai pimpinan kegiatan, Camat Gantar Drs. Uus Wuspito memimpin langsung jalannya upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pentingnya makna otonomi daerah sebagai fondasi dalam mempercepat pembangunan yang merata dan berkeadilan.

Mengusung tema “Dengan Otonomi Kita Mewujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota dalam mendukung agenda besar pembangunan nasional. Tema tersebut juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan otonomi daerah tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat di semua lini.

“Melalui otonomi daerah, kita diberikan ruang untuk berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata,” ujar Uus Wuspito dalam amanatnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya perwakilan Danramil 1615/Haurgeulis yang diwakili oleh Serka Hasrul, Kapolsek Gantar Iptu Sutarko, Kepala KUA Kecamatan Gantar H. M. Khosim, jajaran UPTD se-Kecamatan Gantar, serta para kuwu dari seluruh desa di wilayah tersebut.

Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam upacara ini menjadi simbol kuatnya sinergi dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung jalannya pemerintahan daerah. Kolaborasi tersebut dinilai sangat penting dalam menciptakan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan.

Selain itu, keterlibatan para kepala UPTD dan perangkat desa menunjukkan komitmen bersama dalam mengimplementasikan kebijakan otonomi daerah hingga ke tingkat paling bawah. Hal ini menjadi indikator bahwa semangat desentralisasi telah berjalan secara menyeluruh.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Disiplin para peserta serta koordinasi yang baik antarinstansi menjadi faktor utama kelancaran acara.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX ini diharapkan mampu menjadi refleksi bagi seluruh aparatur pemerintah untuk terus meningkatkan kinerja, inovasi, dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan semangat Asta Cita, pembangunan yang merata dan berkelanjutan diharapkan dapat terwujud, khususnya di wilayah Kecamatan Gantar.

Upacara yang berlangsung sederhana namun sarat makna ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga semangat otonomi daerah sebagai pilar penting dalam pembangunan nasional.

Posting Komentar