Babinsa Krangkeng Monitoring Harga Sembako di Pasar Singakerta, Sejumlah Komoditas Naik
Indramayu – Anggota Koramil 1610/Krangkeng, Sertu Kadani, melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako di Pasar Pagi Desa Singakerta, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat di wilayah binaan, terutama pasca perayaan Hari Raya Iduladha.
Dalam monitoring tersebut, Babinsa melakukan pengecekan langsung terhadap harga sejumlah bahan pokok yang dijual para pedagang di pasar tradisional Desa Singakerta.
Berdasarkan hasil pemantauan, beberapa komoditas kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga, sementara sebagian lainnya masih terpantau stabil.
Adapun daftar harga kebutuhan pokok hasil monitoring di Pasar Pagi Desa Singakerta di antaranya:
Beras Rp15.800 per kilogram (tetap)
Minyak goreng Rp16.000 per kilogram (tetap)
Telur ayam Rp38.000 per kilogram (naik)
Daging ayam Rp38.000 per kilogram (tetap)
Daging sapi Rp150.000 per kilogram (naik)
Gula pasir Rp16.000 per kilogram (naik)
Bawang merah Rp48.000 per kilogram (naik)
Bawang putih Rp42.000 per kilogram (naik)
Kacang kedelai Rp19.000 per kilogram (naik)
Jagung Rp11.000 per kilogram (tetap)
Sertu Kadani mengatakan kegiatan monitoring harga sembako rutin dilakukan untuk mengetahui kondisi pasar sekaligus memantau stabilitas harga bahan pangan di wilayah Kecamatan Krangkeng.
Menurutnya, pemantauan tersebut penting guna memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan harga masih dalam batas wajar.
“Kegiatan monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga sembako di pasar sekaligus memastikan stok kebutuhan masyarakat masih aman,” ujarnya.
Dari hasil komunikasi dengan pedagang, kenaikan harga beberapa komoditas dipengaruhi meningkatnya permintaan pasca Hari Raya Iduladha serta pasokan barang yang mulai berkurang dari distributor.
Komoditas seperti telur ayam, bawang merah, bawang putih, dan daging sapi menjadi beberapa bahan pangan yang mengalami kenaikan cukup terasa dalam beberapa hari terakhir.
Meski demikian, aktivitas jual beli di Pasar Singakerta tetap berjalan normal. Warga masih ramai berbelanja kebutuhan rumah tangga maupun bahan pangan untuk usaha kecil.
Sejumlah pedagang berharap harga kebutuhan pokok bisa kembali stabil agar daya beli masyarakat tidak menurun.
Sementara itu, warga mengaku mulai merasakan kenaikan harga beberapa bahan pangan, terutama komoditas dapur yang digunakan sehari-hari.
“Kebutuhan seperti bawang dan telur memang terasa naik, semoga harga bisa segera stabil lagi,” ujar salah seorang pembeli di pasar.
Monitoring harga sembako oleh Babinsa juga menjadi bagian dari upaya membantu pemerintah dalam mengawasi perkembangan harga pangan di masyarakat.
Selain melakukan pengecekan harga, Babinsa turut mengingatkan pedagang dan warga agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama aktivitas pasar berlangsung.
Pihak Koramil 1610/Krangkeng memastikan kegiatan monitoring wilayah, termasuk pemantauan harga kebutuhan pokok, akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pasar Pagi Desa Singakerta terpantau aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
