HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Harga Sembako di Pasar Krangkeng Mulai Merangkak Naik, Babinsa Koramil 1610 Turun Langsung Monitoring


Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok mulai dirasakan masyarakat di wilayah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Sejumlah komoditas penting seperti telur ayam, daging sapi, gula pasir hingga bawang mengalami kenaikan harga di Pasar Pagi Desa Dukuhjati.

Untuk memastikan kondisi harga di lapangan tetap terkendali, anggota Koramil 1610/Krangkeng turun langsung melakukan monitoring pada Minggu pagi, 10 Mei 2026.

Kegiatan pemantauan dilakukan Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Koptu Iwan, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di area Pasar Pagi Desa Dukuhjati.

Dari hasil monitoring di lapangan, beberapa harga kebutuhan pokok tercatat mengalami kenaikan dibanding pekan sebelumnya.

Harga telur ayam kini berada di angka Rp38 ribu per kilogram. Angka tersebut mengalami kenaikan dan mulai dikeluhkan sebagian pedagang maupun pembeli.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas daging sapi yang kini menyentuh Rp150 ribu per kilogram. Sementara gula pasir naik menjadi Rp16 ribu per kilogram.

Tak hanya itu, harga bawang merah ikut melonjak menjadi Rp48 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih mencapai Rp42 ribu per kilogram.

Komoditas kacang kedelai juga mengalami kenaikan menjadi Rp19 ribu per kilogram.

Meski begitu, sejumlah kebutuhan pokok lainnya masih terpantau stabil. Harga beras bertahan di angka Rp15.800 per kilogram, minyak goreng Rp16 ribu per kilogram, dan daging ayam tetap berada di harga Rp38 ribu per kilogram.

Sementara harga jagung tercatat masih stabil di angka Rp11 ribu per kilogram.

Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Koptu Iwan, mengatakan monitoring rutin dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan kondisi pasar tetap aman dan kondusif.

“Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memantau perkembangan harga sembako di pasar serta memastikan aktivitas masyarakat berjalan tertib,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga beberapa komoditas dipengaruhi pasokan barang dan tingginya kebutuhan masyarakat di pasaran.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kelangkaan barang tertentu.

“Kami terus melakukan pemantauan bersama pihak terkait agar kondisi harga di pasar tetap terkendali,” katanya.

Aktivitas jual beli di Pasar Pagi Dukuhjati sendiri terpantau tetap ramai sejak pagi hari. Warga terlihat memadati sejumlah lapak sembako untuk memenuhi kebutuhan harian mereka.

Meski ada kenaikan harga pada beberapa komoditas, situasi pasar dilaporkan tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan monitoring berlangsung.

Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang pertengahan tahun memang mulai menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah warga berharap harga sembako tidak terus mengalami lonjakan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Sementara itu, aparat dan pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi barang dan kestabilan harga di pasaran guna mencegah terjadinya gejolak yang lebih besar.

Posting Komentar