HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Harga Sembako di Terisi Mulai Bergerak, Anggota Koramil 1613 Turun Langsung Cek Pasar dan Kios Warga


Pergerakan harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu mulai menjadi perhatian aparat teritorial. Untuk memastikan kondisi harga tetap terkendali, anggota Koramil 1613/Terisi turun langsung melakukan monitoring di lapangan pada Minggu, 10 Mei 2026.

Kegiatan pemantauan dilakukan oleh Serda Seoulistiyo Setiawan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Kios ANA yang berada di Blok Bojong, Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi.

Monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga bahan pokok sekaligus memastikan distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan normal di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan.

Dari hasil pengecekan di lapangan, harga sembako di wilayah Terisi masih terpantau relatif stabil meski beberapa komoditas tetap berada di angka cukup tinggi.

Harga beras saat ini tercatat Rp12 ribu per kilogram. Sementara minyak goreng dijual di angka Rp20 ribu per kilogram.

Untuk komoditas telur ayam, harga berada di kisaran Rp29 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit hijau mencapai Rp45 ribu per kilogram dan menjadi salah satu bahan pangan dengan harga cukup tinggi di pasaran.

Harga gula putih tercatat Rp18 ribu per kilogram. Adapun cabai merah dijual Rp28 ribu per kilogram.

Sementara bawang merah berada di angka Rp30 ribu per kilogram dan bawang putih Rp35 ribu per kilogram.

Untuk kebutuhan protein hewani, harga daging ayam tercatat Rp35 ribu per kilogram, sedangkan daging sapi mencapai Rp130 ribu per kilogram.

Serda Seoulistiyo Setiawan mengatakan kegiatan monitoring harga bahan pokok dilakukan secara rutin guna mengetahui kondisi pasar secara langsung sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring wilayah untuk mengetahui perkembangan harga sembako dan memastikan situasi di lapangan tetap aman serta kondusif,” ujarnya.

Menurutnya, pemantauan harga pangan sangat penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Selain itu, aparat teritorial juga ingin memastikan tidak terjadi kelangkaan barang di tingkat kios maupun pasar.

Ia menambahkan, hingga saat ini aktivitas jual beli di wilayah Terisi masih berjalan normal dan pasokan bahan pokok relatif aman.

“Kami terus melakukan pemantauan agar kondisi harga tetap terkendali dan distribusi kebutuhan masyarakat berjalan lancar,” katanya.

Kegiatan monitoring tersebut juga mendapat respons positif dari pedagang dan warga sekitar. Mereka berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil sehingga daya beli masyarakat tidak semakin terbebani.

Meski beberapa komoditas seperti cabai dan minyak goreng masih berada di harga cukup tinggi, aktivitas perdagangan di kios dan pasar tradisional tetap berlangsung ramai.

Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di wilayah dilaporkan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kendala berarti.

Pemantauan harga bahan pokok oleh aparat Koramil sendiri menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas wilayah sekaligus membantu pemerintah dalam mengawasi perkembangan ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

Posting Komentar