HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serda Johan Bongkar Pergerakan Harga Sembako di Haurgeulis! Harga Telur dan Gula Naik, Bawang Merah Malah Anjlok


Indramayu – Perubahan harga kebutuhan pokok kembali terjadi di wilayah Kabupaten Indramayu. Kali ini, hasil pemantauan yang dilakukan anggota Koramil 1615/Haurgeulis, Serda Johan M, mengungkap adanya kenaikan dan penurunan harga sejumlah komoditas penting yang membuat masyarakat ikut waswas.

Monitoring harga sembako tersebut dilakukan pada Jumat (8/5/2026) mulai pukul 08.00 WIB di sejumlah kios dan toko sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya aparat teritorial dalam memantau kondisi ekonomi masyarakat secara langsung di lapangan.

Dalam pengecekan tersebut, Serda Johan M menemukan adanya fluktuasi harga pada beberapa kebutuhan pokok utama. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kenaikan harga gula pasir dan telur ayam yang dinilai cukup berdampak terhadap pengeluaran rumah tangga warga.

Harga gula pasir yang sebelumnya berada di angka Rp17.000 per kilogram kini naik menjadi Rp17.500 per kilogram. Sementara harga telur ayam mengalami kenaikan menjadi Rp32.000 per kilogram.

Kenaikan harga dua komoditas tersebut langsung menjadi pembicaraan para pembeli di kios sembako. Pasalnya, telur dan gula merupakan kebutuhan harian yang hampir selalu digunakan masyarakat.

“Kalau harga telur naik terus, pedagang makanan juga ikut berat. Modal makin besar,” ujar salah seorang warga saat ditemui di kawasan pasar Haurgeulis.

Di tengah kenaikan sejumlah bahan pokok, ada juga kabar yang sedikit melegakan masyarakat. Harga bawang merah justru mengalami penurunan cukup signifikan dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

Tak hanya itu, harga daging ayam juga turun dari Rp37.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Penurunan ini disambut positif warga karena dinilai dapat membantu mengurangi beban belanja rumah tangga.

Sementara beberapa komoditas lain masih bertahan stabil. Harga minyak goreng tetap di angka Rp17.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, serta daging sapi masih berada di level tinggi yakni Rp140.000 per kilogram.

Untuk kebutuhan pokok lainnya, harga beras medium mengalami sedikit penurunan dari Rp13.200 menjadi Rp13.000 per kilogram. Sedangkan jagung bertahan di harga Rp13.000 per kilogram dan kedelai lokal tetap Rp10.000 per kilogram.

Pemantauan harga sembako yang dilakukan Serda Johan M ini menjadi langkah penting dalam memastikan kondisi pasar tetap terkendali. Selain memonitor harga, Babinsa juga berinteraksi langsung dengan pedagang dan masyarakat guna mengetahui perkembangan situasi ekonomi di wilayah binaannya.

Kegiatan monitoring sembako oleh aparat TNI di tingkat kewilayahan dinilai sangat membantu dalam mendeteksi lebih dini potensi lonjakan harga maupun kelangkaan barang di pasaran.

Serda Johan M mengatakan pemantauan rutin akan terus dilakukan guna memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan harga masih dalam kondisi wajar.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat sekaligus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah,” ujarnya.

Masyarakat berharap harga sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan tidak terus merangkak naik dalam beberapa pekan ke depan. Sebab, kondisi ekonomi saat ini membuat warga harus lebih cermat dalam mengatur pengeluaran sehari-hari.

Meski terjadi perubahan harga pada beberapa komoditas, aktivitas perdagangan di kios dan toko sembako wilayah Haurgeulis tetap berjalan normal. Warga masih terlihat berbelanja seperti biasa meski sebagian mengaku mulai mengurangi pembelian beberapa kebutuhan tertentu.

Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga memberikan rasa nyaman sekaligus menjadi bukti bahwa aparat teritorial terus aktif memantau kondisi sosial dan ekonomi warga hingga ke tingkat desa.

Dengan fluktuasi harga sembako yang terus terjadi, masyarakat kini berharap kestabilan harga dapat segera terjaga agar daya beli warga tidak semakin tertekan.

Posting Komentar