Serka F. Apik Monitoring Harga Sembako di Pasar Terisi, Stabilitas Kebutuhan Pokok Terus Dipantau
INDRAMAYU – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, Anggota Koramil 1613/Terisi Kodim 0616/Indramayu, Serka F. Apik, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembako di Pasar Terisi, Desa Karangasem Blok Pasar, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus upaya aparat kewilayahan dalam memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional. Monitoring dilakukan secara langsung dengan mendatangi pedagang serta mengecek harga sejumlah komoditas utama yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari.
Dari hasil pengecekan di lapangan, harga beras di Pasar Terisi tercatat berada di angka Rp13.000 per kilogram. Sementara minyak goreng dijual dengan harga Rp16.000 per kilogram. Untuk telur ayam, harga saat ini mencapai Rp33.000 per kilogram.
Komoditas lainnya seperti jagung berada di harga Rp10.000 per kilogram. Gula pasir dijual Rp17.000 per kilogram, sedangkan kacang kedelai berada di angka Rp19.000 per kilogram.
Adapun harga bumbu dapur seperti bawang merah tercatat Rp44.000 per kilogram dan bawang putih Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam berada di angka Rp38.000 per kilogram dan daging sapi mencapai Rp135.000 per kilogram.
Serka F. Apik mengatakan, kegiatan monitoring harga sembako rutin dilakukan untuk mengetahui kondisi perkembangan harga di pasar tradisional sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan baik.
“Pemantauan harga sembako ini penting untuk mengetahui perkembangan situasi pasar serta memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat tetap aman dan tersedia,” ujarnya di sela kegiatan monitoring.
Menurutnya, beberapa komoditas masih berada pada harga yang relatif stabil, meskipun terdapat sejumlah bahan kebutuhan pokok yang mengalami penyesuaian harga mengikuti kondisi pasar. Namun secara umum, aktivitas perdagangan di Pasar Terisi berjalan normal dan pasokan barang masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
Selain memantau harga, Babinsa juga berdialog dengan para pedagang guna mengetahui kendala distribusi maupun kondisi pasokan barang dari distributor. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya kelangkaan atau lonjakan harga yang signifikan.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar mendapat sambutan positif dari pedagang maupun masyarakat. Para pedagang menilai kegiatan monitoring yang dilakukan aparat TNI dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat kecil.
Danramil 1613/Terisi menyampaikan bahwa kegiatan monitoring harga kebutuhan pokok akan terus dilakukan secara berkala oleh para Babinsa di wilayah binaan. Hal tersebut bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam memantau stabilitas harga bahan pokok serta menjaga ketahanan pangan masyarakat.
“Kegiatan monitoring pasar merupakan bagian dari tugas aparat kewilayahan dalam mendukung stabilitas ekonomi masyarakat. Dengan adanya pemantauan rutin, perkembangan harga kebutuhan pokok dapat terus terkontrol,” ungkapnya.
Ia juga berharap sinergi antara aparat TNI, pemerintah daerah, pedagang, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik guna menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Indramayu, khususnya Kecamatan Terisi.
Selama kegiatan monitoring dan pengecekan harga kebutuhan pokok berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kendala berarti. Aktivitas jual beli di Pasar Terisi juga berjalan normal seperti biasa.
Demikian laporan kegiatan monitoring dan pengecekan harga kebutuhan pokok yang dilaksanakan Serka F. Apik Anggota Koramil 1613/Terisi Kodim 0616/Indramayu di wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.
