Distribusi 87 Ton Beras Bantuan Pangan di Desa Eretan Wetan, Babinsa Koramil 1616 Kawal Ketertiban
September 18, 2026
INDRAMAYU – Pemerintah terus berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat melalui program bantuan sosial. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut terlihat di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, pada Jumat (18/9/2026). Sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Sekolah MA Misaya Mina, dilaksanakan penyaluran Bantuan Pangan (BanPang) berupa beras bagi warga kurang mampu.
Penyaluran bantuan ini mencakup periode tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September tahun 2026. Setiap penerima manfaat mendapatkan jatah sebanyak 30 kilogram beras. Dengan jumlah penerima manfaat yang mencapai 2.913 orang, total volume beras yang didistribusikan dalam kegiatan ini sangat besar, yaitu sekitar 87,39 ton. Angka ini menunjukkan skala dampak program pemerintah yang cukup signifikan dalam menopang kebutuhan pokok ribuan keluarga di wilayah tersebut.
Agar proses distribusi berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran, kegiatan ini melibatkan sinergi kuat antara unsur pemerintah desa, instansi vertikal, aparat keamanan, serta organisasi kemasyarakatan. Kuwu Desa Eretan Wetan, Bpk. Edi Suhedi, memimpin koordinasi lapangan bersama Korlap Bulog wilayah Kecamatan Kandanghaur, Bpk. Triyan, yang bertanggung jawab atas teknis pengeluaran dan penyerahan stok beras dari gudang.
Hadir pula Bpk. Kaerudin, Kasi Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kecamatan Kandanghaur, untuk memastikan data penerima sesuai dengan basis data terpadu yang berlaku. Kehadiran aparatur keamanan juga menjadi kunci kelancaran acara. Peltu Hermawan, Babinsa Eretan Wetan, dan Bripka Sunanto, Bhabinkamtibmas setempat, turun langsung ke lokasi untuk mengamankan jalannya antrian dan mencegah potensi kerumunan atau gesekan antarwarga.
Tidak hanya itu, peran pemuda dan tokoh masyarakat juga sangat terasa dalam menyukseskan agenda ini. Bpk. Amir, Ketua Karang Taruna Kecamatan, bersama Bpk. Dimas, Ketua Karang Taruna Desa Eretan Wetan, serta Bpk. Ucok, Ketua Revolusi Kecamatan Kandanghaur, turut membantu mengatur lalu lintas peserta dan memberikan pendampingan kepada warga lanjut usia atau penyandang disabilitas agar mendapat pelayanan prioritas. Para Lurah, Bekel, Ketua RW, dan RT juga sigap memantau warganya masing-masing agar tidak ada yang terlewat atau terjadi duplikasi pengambilan.
Suasana di Aula MA Misaya Mina tampak ramai namun terkendali. Warga datang secara bergiliran sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh perangkat desa. Petugas verifikasi memeriksa identitas penerima sebelum mereka menerima karung beras seberat 30 kilogram. Banyak warga mengungkapkan rasa syukur atas bantuan ini, mengingat harga kebutuhan pokok yang cenderung fluktuatif membuat bantuan beras menjadi sangat berarti bagi anggaran rumah tangga mereka.
Peltu Hermawan, Babinsa Eretan Wetan, menekankan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan ini bukan hanya sebagai pengawas keamanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat. "Kami pastikan tidak ada pungli atau percaloan dalam pembagian ini. Semua harus transparan dan adil," ujarnya saat memantau aktivitas di lokasi.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ada laporan mengenai gangguan keamanan, keluhan serius dari warga, maupun kekurangan stok di tengah jalan. Koordinasi yang solid antara Bulog, Pemerintah Desa, dan aparat kewilayahan terbukti efektif dalam menangani distribusi dalam skala besar seperti ini.
Dengan tersalurkannya 87,39 ton beras kepada 2.913 kepala keluarga, diharapkan daya beli masyarakat Desa Eretan Wetan dapat sedikit terjaga. Program BanPang ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama dalam menanggulangi kerawanan pangan dan menjaga stabilitas sosial di tingkat akar rumput. Pemerintah Desa Eretan Wetan berencana akan melanjutkan evaluasi untuk penyaluran bantuan pada periode berikutnya agar semakin efisien dan tepat sasaran.
