Koramil 1613/Terisi Pantau Harga Sembako di Desa Amis, Daging Sapi Terpantau Murah Namun Cabai Rawit Masih Tinggi
September 17, 2026
INDRAMAYU – Menjaga stabilitas harga bahan pokok menjadi salah satu prioritas dalam upaya pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Serma Sanudin, anggota Koramil 1613/Terisi, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembako di wilayah binaannya. Pada Kamis (17/9/2026) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, Serma Sanudin turun langsung ke Toko Pak Kosim yang berlokasi di Blok 05, Desa Amis, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan data riil harga pasar tingkat konsumen (retail) dan memastikan tidak ada praktik penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar oleh pedagang. Hasil pantauan menunjukkan adanya variasi harga yang cukup signifikan pada beberapa komoditas strategis dibandingkan dengan rata-rata harga di pusat kabupaten.
Berikut adalah rincian harga sembako yang terpantau di Toko Pak Kosim:
1. Beras: Stabil di harga Rp13.000/kg.
2. Minyak Goreng: Terjangkau di angka Rp16.000/kg.
3. Telur Ayam: Rp30.000/kg.
4. Gula Putih: Rp18.000/kg.
5. Daging Ayam: Rp35.000/kg.
6. Cabe Merah: Rp32.000/kg.
7. Bawang Merah: Rp36.000/kg.
8. Bawang Putih: Rp38.000/kg.
Yang menarik perhatian dari hasil monitoring ini adalah harga daging sapi yang terpantau sangat terjangkau, yaitu hanya Rp80.000/kg. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan harga rata-rata daging sapi di pasaran umum yang biasanya berada di atas Rp120.000–Rp140.000 per kilogram. Kondisi ini perlu dikaji lebih lanjut, apakah merupakan harga promosi khusus, kualitas potongan tertentu, atau memang terjadi penurunan pasokan permintaan di wilayah tersebut.
Di sisi lain, harga cabe rawit hijau masih terpantau tinggi di angka Rp60.000/kg. Harga ini relatif mahal dibandingkan komoditas lainnya dan dapat membebani anggaran belanja rumah tangga, terutama bagi ibu-ibu yang sering menggunakan cabe rawit sebagai bumbu dasar masakan sehari-hari. Kenaikan harga cabai biasanya dipengaruhi oleh faktor cuaca dan masa panen yang sedang berkurang.
Serma Sanudin dalam keterangannya menyatakan bahwa monitoring ini dilakukan secara berkala untuk memberikan gambaran nyata kepada pimpinan mengenai kondisi ekonomi mikro di desa-desa. "Kami mencatat setiap perubahan harga agar jika terjadi lonjakan drastis, kami bisa segera berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan atau Satgas Pangan," jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Toko Pak Kosim dan sekitarnya terpantau aman dan lancar. Pedagang kooperatif dalam memberikan informasi harga, dan tidak ada keluhan dari pembeli terkait ketersediaan barang. Kehadiran Babinsa di pasar tradisional juga memberikan rasa aman bagi para pedagang kecil dari potensi gangguan keamanan.
Koramil 1613/Terisi akan terus memantau pergerakan harga sembako di seluruh wilayah Kecamatan Cikedung, termasuk Desa Amis, untuk memastikan ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga dan tidak ada gejolak ekonomi yang berpotensi memicu ketidakstabilan sosial.
