HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Peltu Wawan Hermawan Turun Gunung! Warga Sukajati Diberi Pesan Penting soal Keamanan dan Sampah, Ada Apa?

INDRAMAYU — Suasana Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Sabtu pagi (09/05/2026), mendadak menjadi perhatian warga setelah Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis, Wawan Hermawan, menggelar kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama para tokoh masyarakat, RT, dan RW setempat.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.50 WIB itu bukan sekadar pertemuan biasa. Dalam suasana santai namun penuh makna, Peltu Wawan Hermawan menyampaikan sejumlah pesan penting kepada masyarakat terkait keamanan lingkungan hingga persoalan kebersihan yang kini mulai menjadi perhatian serius di wilayah desa binaannya.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Sejumlah tokoh masyarakat tampak antusias berdiskusi mengenai kondisi wilayah Sukajati yang selama ini dikenal aman dan kondusif. Namun di balik situasi yang relatif tenang itu, Babinsa mengingatkan warga agar tidak lengah menjaga ketertiban lingkungan.

“Kondusivitas wilayah harus terus dijaga bersama. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat,” ujar Peltu Wawan Hermawan di hadapan warga.

Tak hanya membahas keamanan, Babinsa juga menyoroti persoalan kebersihan lingkungan yang kerap dianggap sepele namun berdampak besar terhadap kesehatan masyarakat. Dalam kesempatan itu, warga dihimbau untuk lebih disiplin membuang sampah pada tempatnya agar lingkungan tetap bersih dan sehat.

Pesan tersebut langsung mendapat perhatian serius dari para RT, RW, dan tokoh masyarakat yang hadir. Mereka menilai persoalan sampah memang menjadi salah satu tantangan yang harus terus diingatkan kepada warga agar tidak menimbulkan dampak buruk di kemudian hari.

“Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga sehat. Jadi memang perlu terus diingatkan,” kata salah satu tokoh masyarakat Sukajati.

Kegiatan komsos yang dilakukan Peltu Wawan Hermawan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat di wilayah binaan. Melalui komunikasi langsung, berbagai persoalan sosial dan kondisi lingkungan dapat lebih cepat diketahui serta dicarikan solusi bersama.

Dalam dialog tersebut, warga juga diberikan ruang untuk menyampaikan masukan dan kondisi yang berkembang di lingkungan masing-masing. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dinilai mampu menciptakan rasa aman sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga desa.

Selain itu, masyarakat diajak untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kepedulian sosial antarwarga. Menurut Peltu Wawan, kekompakan masyarakat menjadi benteng utama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.

“Kalau masyarakat kompak dan peduli terhadap lingkungannya, situasi desa akan tetap aman dan nyaman,” ungkapnya.

Warga Sukajati pun mengaku senang dengan rutinnya kegiatan komsos yang dilakukan Babinsa. Mereka merasa lebih dekat dengan aparat dan lebih mudah menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Tidak ada ketegangan maupun gangguan selama kegiatan berlangsung.

Langkah yang dilakukan Peltu Wawan Hermawan kembali menunjukkan bahwa peran Babinsa tidak hanya menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga hadir sebagai penggerak kepedulian sosial dan kebersihan lingkungan di tengah masyarakat.

Di tengah berbagai persoalan sosial yang terus berkembang, pendekatan humanis melalui komunikasi langsung seperti ini dinilai menjadi cara efektif untuk menjaga keharmonisan desa sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan dan kebersihan lingkungan.

Bagi warga Sukajati, kehadiran Babinsa bukan hanya sekadar aparat keamanan, tetapi juga sahabat masyarakat yang selalu hadir memberikan perhatian dan solusi di tengah kehidupan sehari-hari.

Posting Komentar