HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Sertu Yusa Turun Tangan! Harga Sembako di Pasar Singakerta Pastikan Harga Stabil


INDRAMAYU — Suasana Pasar Pagi Desa Singakerta, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Sabtu pagi (09/05/2026), tampak berbeda dari biasanya. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pedagang dan pembeli, sosok Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Sertu Yusa, terlihat berkeliling memantau satu per satu harga kebutuhan pokok masyarakat. Monitoring yang dilakukan sejak pukul 08.00 WIB itu mengungkap fakta mengejutkan: sejumlah harga sembako mulai mengalami kenaikan dan memicu keresahan warga.

Kehadiran Sertu Yusa di pasar tradisional tersebut langsung menarik perhatian masyarakat. Dengan teliti, ia mencatat perkembangan harga berbagai komoditas penting yang setiap hari menjadi kebutuhan utama warga. Dari hasil pemantauan itu, beberapa bahan pokok tercatat mengalami lonjakan harga cukup signifikan.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas bawang merah yang kini menembus Rp48 ribu per kilogram. Tak hanya itu, bawang putih juga ikut melonjak menjadi Rp42 ribu per kilogram. Kondisi tersebut membuat para ibu rumah tangga mulai mengeluhkan biaya belanja harian yang semakin membengkak.

“Kalau harga bawang terus naik seperti ini, tentu sangat terasa bagi kami. Hampir setiap masakan butuh bawang,” ujar salah seorang warga yang sedang berbelanja di Pasar Singakerta.

Selain komoditas bumbu dapur, harga telur ayam juga tercatat naik menjadi Rp38 ribu per kilogram. Daging sapi bahkan menyentuh angka Rp150 ribu per kilogram. Sementara itu, gula pasir naik menjadi Rp16 ribu per kilogram dan kacang kedelai mencapai Rp19 ribu per kilogram.

Meski demikian, beberapa kebutuhan pokok lainnya masih terpantau stabil. Harga beras masih bertahan di angka Rp15.800 per kilogram. Minyak goreng tetap berada di harga Rp16 ribu per kilogram, sedangkan daging ayam stabil di Rp38 ribu per kilogram. Jagung juga belum mengalami perubahan harga dan masih dijual Rp11 ribu per kilogram.

Sertu Yusa mengatakan, monitoring harga sembako dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mengetahui kondisi riil di lapangan sekaligus memastikan kestabilan pasokan bahan pangan di wilayah binaannya. Menurutnya, pemantauan rutin sangat penting agar perkembangan harga dapat segera diketahui dan dilaporkan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memonitor perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat. Kami ingin memastikan kondisi pasar tetap aman dan kebutuhan warga tetap tersedia,” ungkapnya di sela kegiatan monitoring.

Ia juga menegaskan bahwa Babinsa tidak hanya memiliki tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam memantau kondisi sosial dan ekonomi, termasuk stabilitas harga bahan pokok.

Kenaikan sejumlah komoditas ini diduga dipengaruhi oleh distribusi barang dari pemasok yang mulai tersendat serta meningkatnya permintaan pasar. Beberapa pedagang mengaku harga dari agen sudah lebih dulu naik sehingga mereka terpaksa menyesuaikan harga jual di pasar tradisional.

“Barang dari sana memang sudah mahal, jadi kami juga tidak bisa jual murah,” kata seorang pedagang sembako.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat agar lonjakan harga tidak semakin memberatkan masyarakat kecil. Sebab, jika kenaikan terus terjadi dalam waktu dekat, daya beli masyarakat dikhawatirkan akan semakin melemah.

Di tengah kondisi tersebut, kehadiran Babinsa di pasar tradisional mendapat apresiasi dari masyarakat. Banyak warga menilai langkah yang dilakukan Sertu Yusa menunjukkan kepedulian aparat teritorial terhadap kesulitan rakyat di lapangan.

Monitoring harga sembako yang dilakukan Babinsa Koramil 1610/Krangkeng ini menjadi gambaran nyata bahwa gejolak harga pangan masih menjadi perhatian serius di daerah. Dengan terus dipantaunya perkembangan pasar, masyarakat berharap stabilitas harga dapat kembali terjaga dan kebutuhan pokok tetap terjangkau.

Kini, warga Singakerta hanya bisa berharap agar harga sembako tidak kembali melonjak dalam beberapa pekan ke depan. Sebab bagi masyarakat kecil, kenaikan harga sekecil apa pun bisa sangat memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Posting Komentar