HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Jatimunggul Cek Lahan Sawah Terdampak Kekeringan, Dukung Program Tanggap Darurat Distan Indramayu

Indramayu – Babinsa Desa Jatimunggul, Koramil 1613/Terisi, Kodim 0616/Indramayu, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian dengan melakukan pengecekan lahan sawah dalam rangka mendukung program penanganan tanggap darurat kekeringan yang digagas Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Indramayu.

Kegiatan berlangsung pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di areal persawahan Blok Kalen Perak, Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Pengecekan dilakukan oleh Serma Aan Subhan, selaku Babinsa Desa Jatimunggul, bersama Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Warga Sejati Jatimunggul, Karma. Kegiatan tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi lahan pertanian yang berpotensi terdampak kekeringan sekaligus menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan program penanganan darurat dari Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama Ketua Gapoktan meninjau sejumlah petak sawah guna mengidentifikasi kondisi lahan, kebutuhan air irigasi, serta potensi langkah penanganan yang dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak kekeringan terhadap tanaman padi.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk sinergi antara TNI dengan pemerintah daerah dan para petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu mengawal berbagai program pertanian sekaligus memberikan pendampingan kepada petani dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan, termasuk ancaman kekeringan yang kerap terjadi pada musim kemarau.

Program penanganan tanggap darurat kekeringan sendiri menjadi salah satu langkah yang disiapkan Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu untuk mengantisipasi berkurangnya pasokan air irigasi di sejumlah wilayah sentra pertanian. Melalui pengecekan lapangan, pemerintah dapat memetakan kondisi lahan sehingga penanganan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran.

Selain melakukan pemantauan, koordinasi antara Babinsa dan pengurus Gapoktan juga menjadi bagian penting dalam menyerap informasi terkait kebutuhan petani, terutama mengenai ketersediaan air, kondisi jaringan irigasi, serta kesiapan lahan menghadapi musim tanam.

Kegiatan pendampingan pertanian seperti ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam menjaga produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Indramayu. Dengan sinergi yang baik, berbagai kendala yang dihadapi petani, termasuk ancaman kekeringan, diharapkan dapat ditangani lebih cepat dan efektif.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Posting Komentar