HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Sinergi Forkopimcam dan TNI, Koptu Budiarso Ajak Siswa SMAN 1 Karangkeng Peduli Lingkungan Lewat Aksi Ekologi MPLS


INDRAMAYU – Halaman depan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Karangkeng, Kabupaten Indramayu, tampak berbeda pada Selasa (21/7/2026) pagi. Sejak pukul 09.30 WIB, suasana ramai namun tertib menyelimuti area sekolah tersebut. Bukan sekadar upacara biasa, melainkan sebuah aksi nyata yang menggugah kesadaran lingkungan. Koptu Budiarso, anggota Koramil 1610/Karangkeng, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), turun langsung untuk melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertema ekologi. Kehadiran mereka menandai komitmen bersama dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam.

Kegiatan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menanamkan perilaku peduli lingkungan sejak dini. Para siswa diajak untuk memahami dampak negatif dari penggunaan sampah plastik dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bagian integral dari budaya hidup sehat. Melalui aksi konkret seperti pemungutan sampah, pemilahan limbah, dan diskusi interaktif tentang pengelolaan lingkungan, siswa tidak hanya mendengar teori, tetapi juga mempraktikkan langsung nilai-nilai konservasi. "Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa terbiasa untuk peduli, mengurangi plastik, dan menjaga kebersihan sebagai karakter dasar," ungkap Koptu Budiarso saat memberikan arahan.

Tujuan utama dari aksi ekologi ini adalah membangun fondasi karakter bagi generasi muda. Diharapkan, langkah awal ini dapat membentuk siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki rasa kepemilikan terhadap lingkungan sekitarnya. Dengan melibatkan Forkopimcam, kegiatan ini juga menunjukkan sinergi kuat antara elemen pemerintah, TNI, Polri, sekolah, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik, di mana nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial diajarkan secara bersamaan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau sangat aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Antusiasme siswa terlihat jelas dari partisipasi aktif mereka dalam setiap sesi aksi bersih-bersih. Mereka bekerja sama dengan riang, mencerminkan jiwa gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Kehadiran aparat TNI dan Polri memberikan nuansa disiplin yang positif, sementara keterlibatan pihak sekolah dan pemerintah daerah memastikan materi yang disampaikan relevan dengan kurikulum dan kebutuhan lokal.

Aksi ekologi di SMAN 1 Karangkeng ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan lingkungan tidak bisa berdiri sendiri. Ia membutuhkan dukungan semua pihak untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan. Dengan memulai dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, siswa-siswa ini sedang berkontribusi besar bagi masa depan bumi yang lebih hijau.

Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Indramayu. Koramil 1610/Karangkeng melalui Koptu Budiarso telah menunjukkan bahwa pendekatan humanis dan edukatif efektif dalam membentuk karakter generasi muda. Sinergi yang terbangun hari ini adalah investasi jangka panjang untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus mencetak pemimpin masa depan yang cinta tanah air dan cinta lingkungan.
Posting Komentar